Wakili Warga AS, Instalasi 'Field of Flags' Semarakkan Upacara Pelantikan Joe Biden

Tim Editor

Instalasi seni berupa hampir 200.000 bendera di kawasan National Mall, Washington DC. Amerika Serikat. (Foto: Elizabethwking/Instagram)

ERA.id - Kawasan jalanan panjang National Mall yang berada di depan Gedung Capitol, Washington DC, AS, akan diisi hampir 200.000 bendera kenegaraan setempat selama upacara pelantikan Presiden-terpilih Joe Biden, Rabu, (20/12021).

Melansir NBC Washington, instalasi bendera Amerika Serikat yang dinamai 'Field of Flags' merepresentasikan warga AS yang tidak bisa datang ke Washington DC selama upacara pelantikan akibat adanya pandemi COVID-19 dan ancaman keamanan pascapenyerangan gedung Capitol 6 Januari lalu.

Pada Senin, 18 Januari, Komite Pelantikan Presiden Biden juga menerangi instalasi 'Field of Flags' dengan 56 pilar cahaya yang mewakili 50 negara bagian dan teritori Amerika Serikat. Pilar cahaya itu menyala selama 46 detik, menyimbolkan terlantiknya Presiden ke-46 AS, Joe Biden.

Suasana kota Washington DC saat ini tegang dan penjagaan diperketat seakan daerah tersebut menjadi "zona perang", demikian dilaporkan NBC Washington. Warga diminta untuk tidak mendekati area Gedung Capitol dan para tamu diminta menjalankan protokol COVID-19 ketat.

"Normalnya, Washington dipenuhi oleh ratusan ribu pendukung, selebritis, sosialita, dan politisi. Namun, mendekati hari besar bagi Joe Biden, Ibu Kota AS mendadak sunyi senyap. Perayaan demokrasi nantinya hanya bisa dinikmati via siaran televisi," tulis Eric Baradat sebagai pelengkap foto-fotonya yang dirilis agen berita AFP.

Upacara pelantikan Joe Biden pada Rabu pagi, atau Rabu malam WIB, akan mengusung tema "America United" (Amerika Bersatu), melanjutkan pesan yang telah diusung Joe Biden dan Kamala Harris selama kampanye pilpres mereka, yaitu persatuan bangsa AS melampaui perbedaan warna kulit dan pilihan politik.

Tag: gedung putih amerika serikat joe biden

Bagikan: