AS Catat 178 Ribu Kasus Baru COVID-19 di Hari Pelantikan Joe Biden

Tim Editor

Suasana Kota Chicago, Amerika Serikat, di tengah pandemi COVID-19. (Foto: Josh Wilburne/Unsplash)

ERA.id - Amerika Serikat melaporkan 178.255 kasus infeksi COVID-19 baru pada Rabu, (20/1/2021), sehingga secara total di AS telah ada 24.434.283 kasus infeksi korona sejak awal pandemi, demikian ditunjukkan oleh data Universitas Johns Hopkins.

Di hari Rabu juga, 4.229 warga AS wafat terkait infeksi COVID-19, angka kematian harian tertinggi nomor dua sejauh ini. Secara total, 406.001 warga AS telah meninggal seusai terinfeksi virus korona ini.

Amerika Serikat di hari Rabu juga secara resmi telah memiliki presiden dan wakil presiden baru, yaitu Joe Biden dan Kamala Harris. Yang dilakukan Presiden Biden di jam-jam pertamanya di Gedung Putih adalah menangani isu-isu yang terbengkalai di era Presiden Trump, termasuk pandemi COVID-19.

Presiden Biden telah menandatangani perintah eksekutif penunjukan Jeffrey D. Zients untuk memimpin respon COVID-19 nasional AS. Ia juga menghidupkan kembali direktorat di Konsul Keamanan Nasional AS yang menangani bidang kesehatan dan pertahanan biologis, yang sempat ditutup oleh Trump pada tahun 2018.

Biden tidak mewajibkan penggunaan masker secara nasional, karena hal tersebut rentan digugat di pengadilan. Namun, ia telah mewajibkan masker digunakan di seluruh gedung pemerintahan. Ia juga mengadakan "tantangan bermasker selama 100 hari".

Di hari pertamanya menjabat, Biden juga langsung menggabungkan AS kembali ke Badan Kesehatan Dunia (WHO), setelah pada tahun lalu Trump menyatakan AS keluar dari badan dunia tersebut dan menghentikan pendanaan atasnya.

Tag: amerika serikat pandemi COVID-19

Bagikan: