Lima Warga Sipil Tewas Akibat Serangan Bom di Masjid Kabul, ISIS Diduga Jadi Dalang Pengeboman

| 04 Oct 2021 16:30
Lima Warga Sipil Tewas Akibat Serangan Bom di Masjid Kabul, ISIS Diduga Jadi Dalang Pengeboman
Isis serang afghanistan (Dok: Archnet/ Aga Khan Trust for Culture)

ERA.id - Lima warga sipil tewas akibat ledakan bom di sebuah pintu masuk masjid Kabul, Minggu (3/10/2021). Ledakan bom ini terjadi setelah Taliban mengambil alih Afghanistan dari pasukan Amerika Serikat akhir Agustus lalu.

Melansir dari NPR, sebuah bom meledak di gerbang Masjid Eidgah  di Kabul pada saat upacara peringatan diadakan untuk ibu juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid. Lima orang warga sipil tewas sementara empat orang lainnya terluka.

Sejauh ini tidak ada kelompok yang mengatakan berada di balik serangan itu. Tetapi ISIS baru-baru ini mengatakan mereka melakukan beberapa pengeboman di kota timur Jalalabad.

Sebuah rumah sakit darurat yang didanai Italia di kabul mengatakan bahwa mereka menerima empat orang terluka dalam ledakan itu.

"Kami menerima empat pasien, tiga di antaranya mengalami luka akibat pecahan peluru sementara satu mengalami luka tembak," kata Marco Puntin, direktur negara di Afghanistan untuk Darurat, dikutip Al Jazeera, Senin (4/10/2021).

Puntin mengatakan dia mendengar suara tembakan tak lama setelah ledakan, menambahkan bahwa keempat pasien itu hidup dan dalam kondisi stabil.

Dalam aksi pengeboman tersebut juru bicara Taliban Bilal karimi mengatakan bahwa pejuang Taliban tidak terluka. Sementara lima orang yang tewas adalah warga sipil di luar gerbang masjid.

"Tiga tersangka ditangkap setelah ledakan hari Minggu," kata Karimi.

Usai kejadian mengerikan tersebut pasukan Taliban dilaporkan mulai berjaga dan memblokir jalan. Mereka juga menutup daerah di sekitar masjid dan menjaga kemanan dengan sangat ketat.

Sejauh ini ISIS diduga menjadi dalang dari serangan bom yang menewaskan lima warga sipil Afghanistan. Serangan yang terjadi pada Minggu (3/10/2021) merupakan yang pertama kali terjadi dan menargetkan ibu kota Afghanistan sejak akhir Agustus. Di mana ISIS melakukan bom bunuh diri di Provinsi Khirasan.

Tragedi itu menewaskan 169 warga Afghanistan dan 13 tentara Amerika Serikat. Serangan itu digambarkan sebagai salah satu yang mematikan di negara itu dalam beberapa tahun terakhir.

Rekomendasi