Berawal dari Konten Fun, Rahasia Gadis Berkembang Jadi Wadah Perempuan Muda Sharing Kesehatan Mental hingga Kecantikan

| 24 Nov 2022 15:10
Rahasia Gadis (Dok: Era/Nurul Tryani)

ERA.id - Media sosial belakangan ini menjadi wadah untuk berbagi hingga berkeluh kesah tentang kehidupan sehari-hari. Tak sedikit orang memanfaatkan media sosial untuk membangun sebuah komunitas yang bermanfaat, salah satunya Rahasia Gadis. 

Rahasia Gadis merupakan sebuah komunitas perempuan muda yang dibentuk pada tahun 2021. Dhika Himawan, Co-Founder dari Rahasia Gadis mengatakan terbentuknya komunitas ini ia lakukan secara tidak sengaja. Sebab ia dan kerabatnya hanya membuat sebuah konten untuk seru-seruan. 

“Awalnya sih kita kayak fun saja, fun konten. Tapi ternyata seiring waktu berjalan dan kita mendengar cerita, kita jadi punya role yang lebih tinggi sih. Jadi kita ingin sekali educate the next generation of women,” kata Dhika Himawan, ditemui di kawasan Sarinah, Rabu (23/11/2022). 

Dhika kemudian menjelaskan mulanya ia hanya membangun komunitas secara online di media sosial, terutama Instagram. Tidak disangka ruang berbagi yang ia ciptakan justru menjadi sebuah wadah yang bermanfaat bagi orang banyak, khususnya perempuan muda. 

Sejak saat itulah Dhika dan kerabatnya memutuskan untuk membuat ruang curhat berbasis online yang saat ini sudah memiliki anggota lebih dari 50.000 orang. 

“Dari situ baru aku mikir sama partner aku kita harus bikin ruang curhat tapi online di website kita. Jadi sekarang sudah 50.000 gadis yang curhat ke kita dan kita langsung kelola komunitasnya karena dari cerita-cerita ini sih di media sosial,” jelasnya. 

Dalam membangun komunitasnya, Dhika memiliki misi untuk gadis-gadis muda agar mereka lebih menghargai diri sendiri. Selain itu, konten yang disajikan oleh Rahasia Gadis juga membantu para anggota untuk belajar tentang banyak hal mulai dari financial, mental health, hingga kecantikan. 

“(Harapan) mereka bisa archive freedom sih freedom dan anything. Financial, dari diri mereka, confidence, dan lain-lain jadi education,” ungkpnya. 

Lebih lanjut, Dhika berharap komunitas yang ia bangun ini bukan hanya terbatas secara online saja tetapi juga bisa menjangkau para gadis muda di pelosok tanah air. 

“Sebenarnya target ke depan jangn cuma hanya melalui online saja, tapi kami bisa menjangkau ke seluruh Indonesia atau bahkan global. Karena menurut aku justru gadis-gadis kita yang paling banyak butuh bantuan itu di luar Jawa dan kota besar,” tutupnya. 

Rekomendasi