Tinggalkan Anies Baswedan, Bunda Corla Tegas Pilih Prabowo Subianto: Nggak Sibuk Mikirin Agama, Warga Rohingya Ditendang

| 20 Dec 2023 11:22
Tinggalkan Anies Baswedan, Bunda Corla Tegas Pilih Prabowo Subianto: Nggak Sibuk Mikirin Agama, Warga Rohingya Ditendang
Bunda Corla (Foto: Instagram/@corla_2)

ERA.id - Selebgram Bunda Corla menegaskan memilih Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Ia yakin Prabowo akan mengusir para pengungsi Rohingya di Aceh. Apalagi, Prabowo tidak sibuk memikirkan agama.

Padahal, sebelumnya selebgram bernama lengkap Cynthia Corla Pricillia ini memilih Anies Baswedan. Bunda Corla juga memilih Anies karena tidak ada pembuktian seperti dalam penyelidikan KPK terhadap pelaksanaan Formula E. 

Namun, kini Bunda Corla pindah haluan dan tegas memilih Menteri Pertahanan RI (Menhan) dalam Pemilu 2024. Ia merasa Prabowo Subianto sangat tegas dan segera mengusir pengungsi Rohingya. Ia yakin Prabowo menjadi Presiden 2024 bisa mengamankan Indonesia.

"Nggak tahu, Prabowo deh. Kayaknya kalau Prabowo tegas deh. Kayaknya kalau Prabowo, siap itu warga Rohingya, ditendang sama dia. Sudah Prabowo aja deh, biar aman Indonesia. Prabowo aja biar aman," jelasnya saat Bunda Corla live TikTok, dikutip dari akun TikTok @_and_igo_.

Bunda Corla (Foto: TikTok/@_and_igo_)
Bunda Corla (Foto: TikTok/@_and_igo_)

Selain itu, selebgram berusia 49 tahun ini yakin memilih karena Prabowo tidak berkampanye membawa-bawa agama Islam.Ia yakin keamanan Indonesia terjamin berkat Prabowo Subianto.

"Dia kan nggak sibuk mikirin agama, dia netral. Sudah Prabowo aja deh kalau kayak gini. Kayaknya kuat itu dia. Indonesia masih susah, ditendang (warga Rohingya). Prabowo saja deh," tuturnya.

"Aku kalau keamanan Indonesia, aku pilih Prabowo saja. Jadi, nggak ada yang berani bersuara kayaknya Prabowo saja deh," lanjutnya.

Bunda Corla secara tegas keberatan dengan keberadaan pengungsi Rohingya di Indonesia. Sebab, masih banyak masyarakat Indonesia yang hidup serba kekurangan. Maka dari itu, ia meminta Pemerintah lebih memerhatikan masyarakat Indonesia ketimbang pengungsi Rohingya.

"Indonesia masih sengsara, masih banyak rakyat yang nggak bisa makan, pakai acara (bantu Rohingya). Nggak ada, tendang udah, aman. Kalau cari aman udah Prabowo saja, apalagi dia mantan jendral. Hilang satu kapal dia buat itu," bebernya.

Disinggung Gibran Rakabuming dinilai tak pantas jadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) Prabowo, Bunda Corla merasa Wali Kota Solo ini tidak punya pengaruh besar. 

"Aku nggak lihat Gibrannya. Aku takut pas Gibran ngasih saran dibuat KO (dibentak) sama Prabowo 'Diam kau anak kecil', nggak kebayang aku," tuturnya sembari tertawa.

Walau kini sering berjoget saat kampanye, Bunda Corla mengatakan Prabowo Subianto sangat tegas mengenai keberadaan pengungsi Rohingya.

"Masih joget aja Prabowo itu ya. Tapi nggak apa-apalah," ucapnya sembari menirukan joget gemoy ala Prabowo.

"Tapi Prabowo itu sebenarnya tegas, kelihatan memang. Habislah kalau kayak gitu warga Rohingya. Belum sampai Indonesia, kapalnya sudah hilang," tutupnya.

Unggahan itu dibanjiri respon netizen. Sebagian netizen bersyukur karena Bunda Corla pindah haluan dari Anies Baswedan ke Prabowo Subianto di Pemilu 2024. Namun, sebagian netizen justru mengkritik Prabowo.

"Awal-awal bunda corla dukung Anis sekarang Alhamdulillah pindah Prabowo," tulis akun @wakwaw****

"Yes pak Pak prabowo jd presiden RI ditahun 2024," komentar akun @Del****

"Menhannya kan prabowo.. rohingya makin merajarela tuh, kerja nyata apaan?" kata akun @imha****

"Saat ini prabowo masih menjabat menham dan yg punya kewenangan,apa yg dilakukannya?." ungkap akun @nili****

Diketahui, para pengungsi Rohingya kebanyakan datang dari Provinsi Aceh, terutama pertengahan November lalu. Para pengungsi Rohingya di Aceh ini sudah mencapai ribuan dan berada di Pldle, Sabang, dan Lhokseumawe.

Untuk mencapai ke Indonesia, etnis Rohingya hanya menggunakan kapal kayu. Para etnis Rohingya melintas bahayanya laut dari Myanmyar ke Indonesia. Akan tetapi, kedatangan Rohingya justru ditentang keras oleh masyarakat Indonesia, terutama Aceh.

Rekomendasi