Anji dan Hadi Pranoto Dipolisikan, Deddy Corbuzier Angkat Bicara

Tim Editor

Deddy Corbuzier (Foto: Instagram/@mastercorbuzier)

ERA.id - Penyanyi Erdian Anji Prihartanto atau yang biasa disebut Anji menjadi perbincangan hangat dan menuai kontroversi. Pelantun "Dia" menjadi buah bibir karena perbincangannya dengan Hadi Pranoto yang disebut sebagai profesor atau ahli mikrobiologi. 

Dalam video tersebut, Hadi Pranoto mengklaim dirinya menemukan obat herbal bernama Antibodi COVID-19. Katanya, obat tersebut bisa menyembuhkan dan mencegah terinfeksi COVID-19. 

Bahkan, cairan Antibodi COVID-19 diklaim bisa menyembuhkan ribuan pasien COVID-19 yang didistribusikan di Pulau Jawa, Bali, dan Kalimantan. Ia juga mengatakan telah ada ribuan pasien di Wisma Atlet yang diberikan cairan Antibodi COVID-19 dengan masa penyembuhan 2-3 hari.

Pernyataan ini mendapatkan kecaman dari warganet, publik figur, hingga Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI). Kabarnya, nama Anji dan Hadi Pranoto telah diseret ke polisi karena tudingan menyebarkan berita bohong.

Hingga akhirnya, Deddy Corbuzier buka suara terkait masalah yang ditimpa oleh mantan vokalis Drive. Melalui Instagram-nya, Deddy mengatakan banyak sekali warganet yang bertanya kepadanya terkait masalah yang ditimpa oleh Anji. 

"Banyak yang nanya gue komentar masalah @duniamanji gampang sih sebenernya. Menurut gue niatnya baik, strateginya salah, gitu aja," tulis @mastercorbuzier

Bapak satu anak ini mengingat kembali masalah tentang Ningsih Tinampi berjualan obat korona hingga kasus kalung ajaib yang bisa mengusir virus korona. Mantan suami dari Kalina Oktarani juga memberikan gambaran kasus batu ponari yang katanya bisa menyembuhkan segala penyakit.

"Ningsih tinampih jualan obat corona juga udah dari dulu.. Beritanya heboh.. Masa sih ningsih tinampih bohong... Kalung ajaib pengusir Corona juga sempat heboh kan.. Dari buatan Jepang sampe buatan kite. Ginian mah sejak jaman batu Ponari udah rame. Batu Ponari malah semua penyakit bisa sembuh.. Aman aman aja tuh ponari nya... Malah sekarang namanya jadi nama Gang di daerah nya," ungkapnya.

Artis berusia 48 tahun itu memberikan saran supaya masalah ini tidak perlu terseret ke jalur hukum. Menurutnya, masalah ini bisa diselesaikan melalui acara podcast yang tayang di kanal YouTube-nya.

"Masalah ginian mah ga usah di selesaikan di kepolisian.. Kasian polisi nya... Kan bisa di #closethedoor," jelasnya.

Unggahannya dibanjiri komentar oleh warganet. Kebanyakan setuju jika Deddy mengundang Anji dalam acara podcast. Ada pun warganet yang mengatakan pengakuan Deddy hanyalah ajang promosi semata.

"Kan bisa di closethedoor,,,,,ini nih yg gue demen," komentar @ipunk_zz

"Skuy om undang bg manji," timpal @nurkurniaa.market 

"Disitu ada masalah, close the door lah solusinya," tulis @ahmeed_atk

"yah promoo," kata @adijayac

"Jd promosi om," ungkap @agung.ahy

"Strategi marketing yang baik om," imbuh @renaldi_blacklist

Tag: anji drive covid-19

Bagikan: