Viral! Uang Kartu Prakerja Dipakai untuk Sewa PSK, Warganet Murka

Tim Editor

Dok. Twitter

ERA.id - Pengguna tersebut diduga menggunakan uang bantuan prakerja untuk melakukan hal yang negatif.

Program Kartu Prakerja merupakan program Pemerintah yang dicetuskan untuk meringankan beban warga terutama para pekerja yang kena PHK akibat pandemi COVID-19. Sebulan, penerima bantuan menerima uang tunai senilai Rp600.000 per bulan yang ditransfer ke rekening dan pelatihan keterampilan secara daring.

Pemerintah memberikan Kartu Prakerja kepada peserta dalam bentuk biaya pelatihan dan batuan tunai. Sayangnya, ada saja orang yang tak bertanggung jawab dalam menggunakan bantuan tersebut.

Baru-baru ini sebuah tangkapan layar akun Facebook bernama Amrii Khoirul soal bantuan ini memancing kemarahan warganet. Pasalnya, uang yang diberikan Pemerintah digunakan untuk menyewa pekerja seks komersial (PSK).

Bahkan, postingan itu ia bagikan ke Grup Facebook Diskusi Kartu Prakerja. 

“Mantep, semalam cair langsung buat open BO. 3 bulan selanjutnya ganti oli disponsori oleh pakdeh,” tulis pengunggah.

Dalam tangkapan layar Facebook itu, postingan Amrii Khoirul dikomentari warganet yang mengecam tidakannya itu.

"haduhh amrii khoirul gayanya mah ketawa tawa tadi malem kaya gapunya masalah aslinya panik, skrg akun di nonaktif . ku yakin akun kloninganmu masih ada di grup ini," uajr salah satu pengguna.

“Inilah makanya kalau org” malas dikasih peluang bukannya dimanfaatkan dengan sebaik”nya malah dipake buat maksiat. Gue gak menyebut semuanya kayak gini ya, tapi rata” yg keliatan seperti ini. Apakah kebijakan spt ini masih bisa disebut tepat sasaran?,” komentar @mental**brk.

“Bayangin negara susah susah bikin program kayak gini, nyiapin rencana sama anggarannya, terus giliran udah dapet bukan nya dipake buat hal bermanfaat malah dibuat nge bo,” kata @Mr**ro_.

Hingga saat ini belum diketahui motif si Amrii memposting kegiatannya tersebut. Akun dengan nama Amrii Khoirul pun sudah nonaktif.

 

Tag: kartu prakerja

Bagikan :