Tak Terima Kemunculan Warkopi Karena Tak Ada Itikad Baik, Indro Warkop: Nggak Pernah Ngerti Tata Krama!

| 21 Sep 2021 10:30
Warkopi (Foto: Instagram/@alfredkus_)

ERA.id - Belum lama ini, komedian Indro Warkop menyemprot tiga pria yang dinamai Warkopi. Ketiga pria yang mengaku mirip personel Warkop DKI adalah Alfred, Alfin Dwi Krisnandi dan Sepriadi.

Teguran itu dilayangkan karena ketiga pria itu belum mengantongi izin untuk menirukan para anggota Warkop DKI. Padahal, Warkop DKI sudah didaftarkan pada lembaga yang mengurusi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

Sehingga, siapa pun yang menggunakan namanya atau tampilannya, harus meminta izin terlebih dahulu. Indro Warkop akhirnya buka suara terkait tegurannya kepada ketiga pria yang menirukan para anggota Warkop DKI yakni Dono, Kasino dan Indro.

Pria berusia 63 tahun itu meminta itikad baik dari para personel Warkopi. Ia juga tak enak dengan para penggemar Warkop DKI jika ada yang meniru tanpa adanya pembicaraan terlebih dahulu. Padahal, Indro Warkop memiliki Instagram dan nomor kontak yang bisa dihubungi setiap saat.

Indro Warkop (Foto: YouTube/Star Story)
Indro Warkop (Foto: YouTube/Star Story)

 

"Kita sesama anak bangsa, saling mengerti ya. Anda boleh tanya fans-fans klub Warkop. Ada kegiatan, bahkan istri saya meninggal malah banyak urus fans warkop karena kerjasamanya bagus banget. Saya ada instagram dan (dibio) mau menghubungi," ungkap Indro Warkop, dikutip dari kanal YouTube Star Story.

Indro menegaskan tak sakit hati sama sekali karena tak ada itikad baik, hanya saja ingin ada omongan terlebih dahulu. Ia juga menyebut Warkopi tak memiliki tata krama karena tak ada pembicaraan.

"Bukan karena sakit hati bukan, mereka sendiri yang mulai. Mereka yang bilang mirip, resminya sekarang namanya warkopi. Dia nggak pernah ngerti tata krama. Kalau sudah sampai begitu jadi nggak enak. Lebih leluasa kalau ada pembicaraan," paparnya.

Warkopi (Foto: Instagram/@alfindk)
Warkopi (Foto: Instagram/@alfindk)

 

Ketika ditanya membawa masalah ini ke ranah hukum, komedian senior ini mengaku belum terpikirkan. Namun, saat ini ia hanya ingin ada itikad dan etika baik dari pihak Warkopi kepadanya atau Lembaga Warkop DKI.

"Sekali lagi, mau dibawa hukum saya menghindar itu. Maka dari itu, paling tepat adalah memanggilnya. Yuk kita ngomong, lo mau ngomong apa istilahnya kan begitu. Tapi, sebelumnya menunjukkan niat baik," paparnya.

Rekomendasi