Viral Video Pegawai Dunkin Buang Donat, Netizen: Mana Peduli Dia sama Orang Laper

| 07 Oct 2021 10:52
Viral Video Pegawai Dunkin Buang Donat, Netizen: Mana Peduli Dia sama Orang Laper
Ilustrasi donat (Wikimedia Commons)

ERA.id - Sebuah video berdurasi pendek viral di Twitter. Isinya menampilkan seorang pegawai Dunkin membuang produknya yang tidak terbeli pada hari itu.

Walau donat-donat itu masih dalam kondisi baik, pegawai Dunkin tersebut mesti membuang donat yang tak laku terjual. Semua didasari dari Standar Operasional Prosedur (SOP) perusahaan.

Nah, SOP itulah yang kemudian berlaku di seluruh gerai yang ada di Dunkin Donuts. Usai video itu tersebar, banyak netizen yang bilang kalau donut itu tak boleh diambil atau dibawa pulang meski sudah dibuan di tempat sampah.

"Kalau ngambil di tempat sampah, bisa dianggap mencuri," tulis salah satu netizen.

Tak cuma itu, ada pula yang menyayangkan kebijakan dari Dunkin tersebut.

"Itu aturan dari badan pengawas, mana peduli dia sama orang laper, orang laper ya beli lah ngapain ngasih tar pada nungguin gratisan. Aku kerja di restoran 9th pegawai di resto tu gajinya banyak yg jauh di bawah UMR, tiap hari ngeserve orang makan sendirinya belum makan," tulis akun @sm******.

"Bodo amat mau yg laper karyawan sendiri, laper ya beli, bahkan aturan dr sertifikasi halal bawa bekel makan dalem restopun gaboleh, kalo kerja di mall kantin jauh, rehat cuma sejam nyari tempat maem doang susah, nebeng di foodcourt gaboleh, kadang nglimprek di parkiran doang," tandasnya.

Jika menanggapi isu ini secara lebih luas, seorang warganet pernah berujar di Quora demi menanggapi pertanyaan apa yang dilakukan toko roti jika dagangannya tidak habis.

"Suami saya pernah bekerja sebagai manager di salah satu brand roti asal Perancis, yang outlet nya ada di beberapa mall besar di Jakarta. memang bukan brand yang ditanyakan diatas, tapi kurang lebih sama untuk SOP nya.

jadi menurut suami, roti yang tidak habis tersebut memang dibuang setiap malam. saya sampai menanyakan banyak hal, salah satu nya kenapa tidak bekerja sama dengan panti untuk jadi menu makanan mereka atau diberikan kepada orang orang di jalanan yang membutuhkan.

dan kata suami, memang seperti itu SOP nya, dan meminimalisir tindakan curang dari karyawan nya. juga tidak mungkin memberikan roti yang terkesan ‘sisa’ kepada penghuni panti.

tapi sesungguhnya saya hanya merasa sayang jika makanan itu dibuang."

Rekomendasi