Emilia Clarke Ungkap Hampir Mati Gegara Aneurisma Otak, Bersyukur Bisa Sembuh dan Selamat

| 19 Jul 2022 09:00
Emilia Clarke Ungkap Hampir Mati Gegara Aneurisma Otak, Bersyukur Bisa Sembuh dan Selamat
Emilia clarke aneurisma otak (instagram/emilia_clarke)

ERA.id - Aktris Emilia Clarke membuka tentang pengalaman mematikannya dalam perjuangan melawan dua aneurisma otak. Clarke mengaku ia hampir mati karena mengalami kondisi tersebut.

Bersama dengan BBC Sunday Morning, bintang Game of Thrones itu mengingat kembali masalah kesehatannya yang ia anggap sebagai salah satu hal yang menyiksa.

"Itu adalah rasa sakit yang paling menyiksa. Sangat membantu untuk memiliki 'Game of Thrones' menyentuh saya dan memberi saya tujuan itu," kata Clarke, dikutip Variety, Senin (18/7/2022).

Diketahui Clarke menderika dua aneurisma otak yang mengancam jiwanya saat mengerjakan serial HBO Game of Thrones di tahun 2011 dan 2013. Kondisi tersebut membuat Clarke harus menjalani perawatan medis dan pemulihan dengan waktu yang lama.

Menurut pengakuannya sebagian otaknya tidak berfungsi dan tidak digunakan secara sempurna. Ia bahkan sempat kehilangan kemampuan berbicaranya akibat aneurisma otak yang dideritanya.

Jumlah otak saya yang tidak lagi dapat digunakan, sungguh luar biasa bahwa saya dapat berbicara, kadang-kadang mengartikulasikan, dan menjalani hidup saya sepenuhnya normal tanpa dampak sama sekali," ungkapnya.

"Saya benar-benar minoritas kecil orang yang bisa bertahan dari itu," tambahnya.

Aktris kelahiran 23 Oktober 1986 itu lantas mencoba mengingat bagaimana ia menjalani penobatan di bagian otaknya. Ia menggambarkan kondisi itu seperti stroke yang menyebabkan otak tidak mendapat darah sedikit pun.

"Karena stroke, pada dasarnya, segera setelah bagian mana pun dari otak Anda tidak mendapatkan darah untuk sesaat, itu akan hilang. Jadi darah menemukan rute yang berbeda untuk berkeliling tetapi kemudian sedikit pun yang hilang karenanya hilang," jelasnya.

Setelah aneurisma, Clarke menderita afasia, yang membuat dirinya pada satu titik tidak dapat mengingat namanya sendiri. Untungnya ingatan Clarke tidak terpengaruh dalam jangka panjang.

Sejak saat itu Clarke tercatat membentuk sebuah badan amal untuk cedera otak dan korban stroke yang dikenal dengan SameYou di tahun 2019. Badan amal ini ia bentuk dengan tujuan mengumpulkan uang bagi mereka yang pulih dari operasi otak dan stroke.

Rekomendasi