Kata Dokter, Alat Pembesar Kelamin itu Bahaya

Tim Editor

Selebgram Karin Novilda atau Awkarin (Foto @awkarin)

Jakarta, era.id - Iklan obat dan alat pembesar kelamin masih ramai diperdagangkan di media sosial saat ini. Bahkan selebgram kontroversial Karin Novilda alias Awkarin ikut menerima endorsement dari online shop yang menjual pembesar kelamin.

Dalam postingan bergambar cairan injeksi dan alat suntik itu, Awkarin yang punya follower 3,5 juta tersebut, men-tag @kinam_alkes dan menuliskan, "injeksi pembesar payudara dan pengencang vagina 100% aman".

Imbasnya, postingan ini jadi kontroversial dan menuai komentar netizen. Buat mereka, cairan pembesar yang dijual Awkarin itu belum tentu aman. Dan mereka juga hakul yakin kalau Awkarin saja tidak menggunakan produk tersebut.

Guru Besar Departemen Andrologi dan Seksologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Bali, Prof. DR Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS, angkat bicara. Kepada era.id, dokter Wimpie Pangkahila bilang, obat maupun alat pembesar kelamin yang kerap diiklankan di media sosial itu sebenarnya berbahaya.

"Obat-obat pembesar kelamin dan lainnya itu bohong, ini persepsi yang salah di masyarakat karena sebenarnya itu justru berbahaya," ucapnya saat dihubungi, Rabu (8/8/2018).

Baca Juga: Endorse Alat Pembesar Kelamin, Warganet Kritik Awkarin


(Tangkap layar Instastory @awkarin)

Bila dilihat dari sisi kesehatan, Wimpie mengatakan, praktik pembesaran alat kelamin baik menggunakan obat-obatan maupun alat, dapat menimbulkan masalah.

"Enggak mungkin secara ilmiah, kalau orang sudah berukuran normal tak bisa dibesarkan lagi, apalagi pakai obat-obatan. Kecuali operasi tentu lain lagi, tapi alat, obat atau jamu itu sudah pasti bohong," jelas Wimpie.

Hal itu tentu akan membahayakan jika tetap dilakukan tanpa pengawasan dokter spesialis. Terlebih praktik-praktik semacam ini sudah banyak memakan korban.

"Jelas kerusakan alat kelamin jadi tidak berfungsi. Ini isu yang sudah lama terjadi dan sudah banyak korbannya, tinggal ditindak saja," ujarnya.

Ditambahkannya, masyarakat sudah termakan dengan informasi yang salah. Terlebih bila informasi semacam itu beredar di media sosial.

"Ini karena informasi yang salah, katakanlah perempuan ingin cantik payudara dibesarkan, sedangkan pria jantan itu-nya harus besar semua berawal dari informasi yang salah," kata Wimpie.

Singkat kata, kalau kalian ingin merasa cantik dan jantan tidak harus sampai membesarkan ukuran alat kelamin atau bagian tubuh kalian dengan obat-obatan. Salah-salah bisa berujung dengan impotensi atau lainnya, jadi waspadalah.

Tag: awkarin obat berbahaya kata dokter

Bagikan: