Mac Miller Ternyata Overdosis Kokain dan Fentanil

Tim Editor

Mac Miller (Instagram @macmillerdivine)

Los Angeles, era.id - Laporan terbaru terkait penyebab kematian rapper Mac Miller terungkap. Kantor koroner Los Angeles menyebut pada Senin (5/11/2010) waktu setempat, mantan kekasih bintang pop Ariana Grande itu tewas akibat overdosis kokain dan opioid fentanil

Miller (26) yang bernama asli Malcolm McCormick ditemukan tidak bergerak di rumahnya di San Fernando Valley, California pada 7 September 2018. Ia mengembuskan napas terakhir di usia 26 tahun. 

Miller selama ini terbuka soal kecanduan narkoba yang diungkapkan lewat wawancara dan musik. Dia berkencan dengan Ariana Grande selama dua tahun sebelum pasangan itu putus awal tahun ini.

Kematian Mac Miller dianggap sebagai salah satu faktor penyebab putusnya Ariana Grande dan kekasih barunya, komedian Saturday Night Live Pete Davidson bulan lalu. Ariana dan Pete bertunangan pada Juni silam setelah berpacaran kurang dari dua bulan.

Ariana Grande merilis single baru pada Sabtu (3/11) berjudul Thank U, Next yang liriknya berisi ucapan terima kasih untuk mantan kekasih, termasuk Mac Miller dan Pete Davidson.

Di Saturday Night Live pada akhir pekan, Pete Davidson membuat pernyataan perdana di hadapan orang-orang tentang retaknya hubungan dengan Ariana Grande.

"Saya tahu sebagian dari kalian penasaran tentang putusnya kami, tapi kenyataannya, ini bukan urusan siapa-siapa. Kadang-kadang sesuatu tidak berhasil dan itu tidak apa-apa. Dia adalah orang yang tegar dan luar biasa dan saya betul-betul berharap dia akan bahagia," kata Davidson.

Baca Juga : Ariana Grande dan Pete Davidson Putus
 

Tag: album musik

Bagikan: