Tampilan Layar Lipat Motorola RAZR 2019

Tim Editor

Motorola RAZR 2019 konsep (SIMON ROCKMAN/Forbes)

Jakarta, era.id - Sejak pertengahan tahun 2018, tersiar rumor bahwa Motorola ingin kembali menghidupkan ponsel seri RAZR V3. Hal ini dibuktikan dengan munculnya paten Motorola RAZR 2019 yang sudah tercatat di World Intellectual Property Organization (WIPO). 

Dilansir dari GSMArena, Selasa (22/1/2019) paten yang didaftarkan pada 17 Desember 2018 ini memperlihatkan perangkat dengan layar lipat di bagian dalam, dan juga layar kedua yang lebih kecil di bagian luar. Tampilan ini sangat mirip dengan ponsel ikonik Motorola RAZR V3.

Dari sejumlah gambar yang diperlihatkan, dugaan kuat Motorola RAZR 2019 akan memiliki layar tinggi. Di bagian atas layar ada poni atau notch untuk ditempati earpiece, sedangkan dagu di bagian bawahnya akan ditempati oleh mikrofon dan speaker. 

Satu hal yang cukup unik, tampaknya Motorola tidak memuat selfie-camera ke dalam smartphone ini. Layar sekundernya yang berada di bagian luar juga berada di posisi yang sama depan layar sekunder milik RAZR. Di atas layar sekunder ini terdapat sebuah kamera dan di bawahnya terdapat sensor fingerprint


Desain paten Motorola RAZR 2019 (dok GSM Arena)

Layarnya sendiri bisa dilipat berkat engsel yang berada di bagian tengah. Ketika dibuka, layar terlihat menyatu tanpa ada gap di bagian lipatan. Informasi lainnya yang juga ikut-ikutan muncul, rumornya Motorola RAZR 2019 akan memakai solusi layar lipat yang dipakai oleh Samsung untuk Galaxy F. 

Rencananya ponsel ini akan diluncurkan pada bulan Februari mendatang. Nantinya, smartphone ini akan tersedia untuk pasar Amerika Serikat terlebih dahulu. 

Lenovo yang merupakan perusahaan induk Motorola juga sepertinya akan memproduksi ponsel ini secara terbatas, hanya 200.000 unit. Harganya pun tak tanggung-tanggung, mencapai 1.500 dolar AS atau lebih dari Rp21 juta

Tag: chipset teknologi 7nm smartphone

Bagikan: