Mengenal Extinction Rebellion: Pemberontak yang Cinta Lingkungan

Tim Editor

Extinction Rebellion (Foto: Guardian)

Jakarta, era.id - Seorang pria berkostum brokoli ditangkap petugas kepolisian London. Pria dengan setelan jas, lengkap dengan topi brokoli dan wajah di cat hijau itu membawa sebuah papan tulisan saat ditangkap: "I'm locally sourced and environmentally friendly" (Saya berasal dari produk lokal dan ramah lingkungan). Aksinya lalu dihentikan oleh tiga aparat keamanan dan membawanya ke kantor polisi.


Aktivis XR (Dailymail)

Pria itu diduga merupakan anggota Extinction Rebellion (XR) sebuah gerakan internasional yang fokus terhadap isu perubahan iklim. Pada Minggu 13 Oktober lalu, gerakan ini membuat International Rebellion Week yang berlangsung di lebih dari 60 kota di seluruh dunia. Di Inggris belasan aktivis XR ditangkap dengan tuduhan konspirasi menyebabkan gangguan publik.

Gerakan yang berasal dari Negeri Ratu Elizabeth ini mempunyai visi menciptakan dunia yang layak ditinggali untuk generasi-generasi yang akan datang. Gerakan yang salah satu tokoh inspiratornya adalah aktivis lingkungan asal Swedia, Greta Thunberg, ini mendesak pemerintah di berbagai negara untuk segera mengambil tindakan ekstrem terhadap perubahan iklim.


Aktivis XR (Dailymail)

"Kami tidak punya pilihan selain memberontak sampai pemerintah menyatakan darurat iklim dan ekologi serta mengambil tindakan yang diperlukan untuk menyelamatkan kami," kata aktivis asal Australia Jane Morton seperti dikutip dari AFP, Senin (15/10/2019).
 


Namun, meski mengaku bebas dari gerakan politik, namun dalam salah satu prinsipnya, XR bertujuan untuk membagi-bagi kekuasaan. "Hirarki kekuasaan akan diruntuhkan agar semua individu dapat berpartisipasi," tulis XR dalam situsnya.

Gerakan mereka juga disebut bebas, dan anti terhadap kekuasaan terpusat. "Secara kolektif kita akan menciptakan struktur organisasi yang dibutuhkan untuk menantang kekuasaan demi kebaikan masa depan; siapapun yang mendalami prinsip-prinsip tersebut dapat berpartisipasi dalam aksi Extinction Rebellion," tulisnya lagi.

Politikus Inggris menyebut gerakan tersebut sebagai milenial garis keras. Pada pekan lalu, gerakan yang dipimpin oleh aktivis lingkungan asal Inggris, Gail Marie Bradbrook ini menggelar aksi dengan memblokir jalan dan melakukan aksi di gedung-gedung pemerintahan.

Tag: hari lingkungan hidup

Bagikan: