Edgar yang Tegar, Tetap Bertanding Meski Dikabari Ayahnya Wafat

| 03 Dec 2019 14:28
Edgar yang Tegar, Tetap Bertanding Meski Dikabari Ayahnya Wafat
Edgar Xavier Marvelo (Twitter Badminton Talk)
Jakarta, era.id - Atlet wushu Indonesia, Edgar Xavier Marvelo mendedikasikan dua medali emas yang ia raih di SEA Games 2019 Filipina untuk mendiang sang ayah yang baru saja meninggal beberapa jam sebelum ia bertanding.

Edgar mendapati kabar sang ayah meninggal pada Selasa dini hari sebelum dirinya menjalani pertandingan di hari terakhir nomor Taolu di World Trade Center, Manila, pada Selasa (3/12/2019).

Di tengah kabar duka, juara dunia wushu 2019 itu tetap menjalankan tugas yang ia emban bagi Indonesia. Luar biasanya, dia mampu menyelesaikan nomor kombinasi Taolu Daoshu/Gunshu sebagai yang terbaik. Belum selesai di sana. Edgar masih harus tampil di nomor Duilian bersama Harris Horatius dan Seraf Naro Siregar memperagakan nomor duel. Dan dia keluar sebagai juara.

 

Twitter @TVRINasioal)

Trio wushu Indonesia itu mengumpulkan 9,54 poin dari juri, mengungguli tim Brunei Darussalam yang meraih perak dengan 9,50 poin dan Filipina di peringkat tiga dengan 9,49 poin. Sang ayahanda, Lo Tjhiang Meng, yang sempat beberapa kali dirawat karena gangguan jantung, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa (3/12) lewat tengah malam.

Edgar mengungkapkan jika sang ayah selalu berpesan kepada sang bungsu dari empat bersaudara itu agar terus berjuang di wushu.

"Kemarin di Shanghai, papa pernah pesan. Waktu kejuaraan dunia kemarin papa juga masuk rumah sakit dan sempat melewati masa kritis. Di sana papa pesan, apapun yang terjadi dengan papa, aku enggak boleh berhenti wushu, harus terus melanjutkan wushu dan harus selalu ikut pertandingan yang ada dan saya hari ini hanya menjalankan apa yang papa pesan," kata Edgar sembari menitikkan air mata seperti dilansir Antara.

Edgar dijadwalkan bertolak ke Indonesia Selasa siang, namun karena badai Kammuri sedang melanda wilayah Filipina, penerbangannya dibatalkan dan kemungkinan baru bisa berangkat besok pagi.

Pelatih kepala tim wushu Indonesia Novita pun terkesan dengan ketegaran anak asuhnya itu jelang laga di hari terakhir mereka.

"Saya tanya kondisinya dan Edgar menyatakan siap. Sebelum pemanasan kami berpelukan dan bilang ke Edgar untuk melepaskan semua. Kami hanya berpesan tadi malam jika ini sudah jalannya, siapa pun akan mengalami ini. Nah saat ini dia adalah wakil negara, sedang mengemban tugas negara. Tutup pesan ini dengan manis, karena kami yakin papanya sedang menunggu hasil ini," kata Novita.

 

Rekomendasi