Binahong, si Tanaman Rambat Kaya Manfaat

| 11 Apr 2020 11:37
Binahong, si Tanaman Rambat Kaya Manfaat
Tanaman Binahong (Dok. ITB)
Bandung, era.id - Pernah dengar tanaman binahong? Tanaman rambat yang biasa tumbuh liar di pekarangan atau kebun ini bentuk daunnya seperti tanda hati (love) dengan warna daun hijau kemerahan. Tanaman ini banyak diteliti sebagai obat untuk berbagai penyakit.

Prof. Elin Yulinah, Guru Besar di Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB), tanaman bernama latin anredera cordifolia memang sudah lama dikenal sebagai tanaman yang memiliki banyak khasiat kesehatan. Sejak zaman dahulu sampai kini, binahong biasa dipakai masyarakat sebagai obat tradisional.

Dalam praktik modern, aplikasi tanaman ini dilakukan dengan pengambilan konsentratnya. Sementara secara tradisional biasa dilakukan dengan merebus tanaman tersebut dan air rebusannya bisa diminum langsung. "Ada juga yang memakan daunnya beberapa helai secara langsung," ujar Elin, Sabtu (11/4/2020).

Tanaman ini bahkan sudah keluar masuk Laboratorium Farmakologi-Toksikologi, Sekolah Farmasi ITB. Elin bilang, binahong mengandung antioksidan tinggi. Berdasarkan hasil pengujian laboratoris, binahong berkhasiat untuk mengobati beragam penyakit di antaranya TBC.

Selain TBC, ada pula senyawa antiobesitas tingkat tinggi setelah hasil ekstraksinya diujikan kepada hewan. Kemudian bisa mengatasi kolestrol jika dikombinasikan dengan daun murbei. Lalu bisa menjadi obat antiradang yang dikombinasikan dengan Centella Asiatica (daun pegagan).

Dalam jurnal nasional, lanjut Elin, binahong juga disebut sebagai obat antidiabetes. Produk obat yang mengandung ekstrak binahong ialah Cordetes yang diproduksi oleh PT Phytochemindo.

Tidak hanya itu, binahong berkhasiat dalam menurunkan tekanan darah, dan obat asam urat.

“Tanaman binahong memiliki khasiat dalam mengatasi gagal ginjal juga, bisa juga untuk asam urat, binahong juga bagus untuk proses penyembuhan luka. Kita juga melakukan uji keamanan pada hewan yang sedang mengandung, binahong itu aman jadi tidak menimbulkan kecacatan pada janin," ungkapnya.

Hasil pengujian-pengujian laboratoris pada binahong sudah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah nasional dan internasional. Malah, Sekolah Farmasi ITB telah bekerja sama dengan industri untuk membuat obat gagal ginjal dan dyslipidemia dari senyawa tanaman multifungsi ini.

Rekomendasi