Beraroma Tak Lazim, NASA Rilis Parfum Luar Angkasa

Tim Editor

NASA rilis parfum aroma luar angkasa (Foto: Dok. Kickstarter)

Jakarta, era.id - Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) merilis parfum beraroma luar angkasa. Ide itu dicetuskan oleh NASA bersama penelitian ahli kimia.

Dirilisnya parfum beraroma luar angkasa merupakan sebuah kampanye dari crowdfunding kickstarter. Dikutip dari CNN pada Kamis (2/7/2020), parfum itu bernama Eau de Space yang memiliki aroma beda, tidak seperti parfum pada umumnya. 

Parfum ini buatan seorang ahli kimia dan pendiri Omega Ingredients, Steve Pearce. Parfum ini bertujuan supaya para astronot terbiasa dengan aroma luar angkasa. 

"Penciptaan kualitas tertinggi, yang didorong oleh sumber asli. Selain itu, terdapat rasa dan bahan alami untuk industri makanan dan minuman," tulis situs webnya, Kickstarter NASA.

Mulanya, Steve dihubungi oleh NASA pada tahun 2008 untuk menciptakan aroma luar angkasa. Ini adalah misi badan antariksa untuk menghilangkan rasa kaget para astronot saat berada di luar angkasa. 

Steve menggambarkan aroma parfum ini seperti ozon, logom panas dan steak goreng. Ia menggunakan pengetahuan tentang aroma kimia untuk menghasilkan kombinasi aroma yang cocok. 

Ia mengaku telah menghabiskan waktu selama empat tahun untuk menyempurnakan aromanya. 

"Ini seperti aroma dari pistol, tepat setelah kamu menembakkan tembakan. Kupikir baunya seperti aroma yang pahit selain berasap dan terbakar," ujar seorang astronot, Peggy Whitson.

Tujuan utama dari perusahaan untuk membuat Eau de Space adalah untuk meningkatkan minat dalam pembelajaran STEM untuk para pelajar yang disebut experiential education.

Demi mewujudkan misi tersebut, tim telah mencari dukungan melalui Kickstarter untuk membantu publik mendapatkan aroma luar angkasa. 

"Kami butuh bantuan masyarakat untuk memproduksi massal parfum ini sehingga semua orang dapat merasakan aroma luar angkasa," tulis tim.

Untuk merilis parfum Eau De Space, NASA telah menggalang dana lewat kickstrater dengan harapan mendapatkan total 1.969 dolar AS atau 28,2 juta rupiah.

Hingga saat ini, sudah ada 2.553 orang yang menyumbangkan dana ke parfum luar angkasa ini. Jumlah dana terkumpul sudah melebihi 91 ribu dolar AS atau Rp1,3 miliar. 

Bagi, setiap orang yang mendonasikan 15 dolar AS ke proyek ini, NASA akan mengirimkan parfum Eau De Space pada Oktober mendatang.

"Berdekade-dekade lalu, NASA sudah meminta spesialis untuk menciptakan parfum aroma luar angkasa dalam rangka melatih astronot sebelum peluncuran ke orbit," tulis laman tersebut.

Tag: parfum pencurian dana nasabah bri lifestyle

Bagikan: