Balotelli, Astori dan Rasisme

| 29 May 2018 17:15
Balotelli, Astori dan Rasisme
Mario Balotelli (Twitter @FIGC)
St. Gallen, era.id - Mario Balotelli menandai comeback-nya ke tim nasional Italia dengan mencetak sebuah gol. Meski hanya dalam laga persahabatan melawan Arab Saudi, pemain yang baru saja memutuskan meninggalkan Nice ini mendedikasikan gol tersebut kepada Davide Astori.

Kapten Fiorentina dan bek Italia disukai semua orang di komunitas sepak bola Italia, yang kemudian sulit dilupakan oleh rekan-rekannya di timnas.

Astori meninggal dunia di kamar hotelnya menjelang laga Serie A melawan Udinese dua bulan lalu. Peristiwa itu bukan hanya menyisakan kepedihan buat para penggawa I Viola tetapi juga para pemain Gli Azzurri.

Astori lah yang ada dalam pikiran Balotelli setelah ia mencetak gol pembuka Italia dalam laga yang dimenangi Gli Azzurri 2-1 itu. Gol lainnya dicetak Andrea Belotti, sementara gol Arab dicetak Yahya Al-Shehri.

"Saya tahu ini terlambat dan kamu sudah berada di sana...tapi saya yakin kamu ada di atas menyaksikan pertandingan ini bersama ayah saya hari ini," kata Balotelli yang terakhir kali bermain dengan Italia empat tahun lalu di akun Instagram-nya.

"Gol ini, meskipun mungkin tidak berarti apa-apa, meskipun tidak berguna kepada siapapun, saya persembahkan kepadamu," tandasnya.

Baca Juga : Kapten Fiorentina Ditemukan Tewas di Hotel

 

Namun sayangnya kemenangan Italia dan kebahagiaan Balotelli sedikit tercoreng karena adanya sebuah banner berbau rasime yang ditujukan kepadanya.

Balotelli menganggap tulisan; "Kaptenku memiliki darah Italia" dalam banner tersebut ditujukan kepadanya mengingat dia terlahir dari orang tua asal Ghana dan bisa menjadi kapten Italia suatu hari nanti.

"Kita berada di tahun 2018 bung, cukup! Bangkit! Tolonglah!" tulis Balotelli di Instagram story setelah pertandingan.

Baca Juga : Piala Dunia 2018 Tanpa Italia

Rekomendasi