Apple Bantah Akses Data Pengguna Facebook

| 07 Jun 2018 18:59
Apple Bantah Akses Data Pengguna Facebook
Ilustrasi (Pixabay)
Jakarta, era.id - Belum selesai kasus pencurian data penggunanya, Facebook kembali diterpa masalah baru. Facebook diduga membagi data penggunanya kepada sejumlah produsen telepon pintar maupun vendor elektronik lainnya.

Mengutip dari laporan investigasi The New York Times, diketahui ada perjanjian kerja sama antara Facebook dengan sejumlah vendor smartphone asal China, yakni Huawei, Lenovo, OPPO, dan TCL. Vendor-vendor tersebut mendapatkan akses kepada data pengguna Facebook setelah menandatangani kontrak untuk membuat "Facebook-like experiences" pada penggunanya. 

Facebook sendiri menyatakan bahwa akses yang diberikan kepada vendor smartphone dari China telah diperhitungkan dengan hati-hati.

"Integrasi Facebook dengan Huawei, Lenovo, OPPO, dan TCL telah dikontrol sejak awal - dan kita menyetujui Facebook experiences yang dibangun oleh perusahaan-perusahaan ini," kata Vice President of Mobile Partnerships Facebook, Fransisco Varela, seperti dikutip era.id dari Reuters, Kamis (7/6/2018).

Tak hanya keterlibatan perusahaan China, Facebook juga diduga memberikan akses data pengguna kepada empat produsen elektronik lainnya seperti Amazon, Apple, BlackBerry, dan Samsung. 

Namun, dilansir dari CNET, CEO Apple Tim Cook, membantah hal tersebut dan menyatakan bahwa perusahaannya tidak memiliki perjanjian dengan Facebook untuk mendapatkan akses kepada data pengguna. 

"Hal-hal yang disebut dalam artikel dari Times tentang status hubungan dan hal-hal lainnya, ini asing bagi kita, dan bukan data yang pernah kita terima atau minta, nol," kata Cook.

Baca Juga: Facebook Digugat Terkait Privasi Data

"Apa yang kita lakukan adalah mengintegrasikan kemampuan untuk berbagi di sistem operasi, membuat berbagi foto lebih mudah dan hal-hal serupa. Jadi itu kenyamanan untuk pengguna. Kita tidak pernah ikut bisnis data," tambah Cook.

Sebagaimana kita tahu, Apple merupakan salah satu perusahaan teknologi yang mengedepankan privasi penggunanya. Cook bahkan pernah memperingatkan bahaya penggunaan media sosial dan layanan gratis lainnya. 

"Jika mereka mendapatkan uang dari mengumpulkan banyak data pribadi, saya pikir Anda berhak untuk khawatir. Dan Anda harus mengerti apa yang terjadi pada data tersebut. Dan sebuah perusahaan saya pikir harus transparan tentang itu," tegasnya dalam sebuah wawancara di tahun 2014.

Tags : facebook
Rekomendasi