Pihak Ponpes Daarul El Qolam Tangerang Sebut Santrinya Meninggal Murni Perselisihan

| 09 Aug 2022 17:13
Suasana Pondok Pesantren (Ponpes) Daarul El Qolam di Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang.

ERA.id - Pihak Pondok Pesantren (Ponpes) Daarul El Qolam menyebutkan, kasus santrinya meninggal lantaran murni perselisihan. Selisih tersebut antar satu angkatan pada kelas 1 SMA.

"Ini murni perselisihan, sebenarnya salah paham. Jadi antar dua anak. Ini antar satu angkatan kelas 1 SMA," ujar salah satu guru Ponpes Daarul El Qolam, Ahmad Idrus, Selasa, (9/8/2022).

Idrus menuturkan, berdasarkan rekam jejak dan informasi dari teman-temannya, kedua santri tersebut tidak memiliki masalah. Bahkan, kata Idrus, tidak ada pemicu dendam pribadi hingga membuat salah satunya tewas.

"Enggak ada masalah, enggak ada perselisihan santri itu. Sebelumnya info yang saya dapatkan, hanya itu murni kejadian pada saat itu. Spontanitas," katanya.

Menurut Idrus, kejadian tewasnya seorang santri akibat perkelahian pertama kali sejak ponpes tersebut berdiri. Setelah kejadian ini, lanjutnya, pihaknya akan memperketat pengawasan terhadap seluruh aktivitas di ponpes.

"Seumur pesantren ini ada, baru pertama kali kejadian ini. Kita semaksimal mungkin untuk memperketat pengawasan di asmara, di kelas, atau di semua fasilitas," katanya.

Pasca kasus tersebut, Idrus menjelaskan, kegiatan belajar mengajar (KBM) di Ponpes Daarul El Qolam tetap berjalan tidak ada gangguan.

"Kegiatan KBM tetap berjalan, mengajar pun tetap berjalan. Keseharian anak-anak seperti main bola, joging dan sebagainya masih berjalan," jelasnya.

Rekomendasi