Banjir Semeter Rendam Pemukiman di Kebon Pala

| 19 May 2026 07:07
Banjir Semeter Rendam Pemukiman di Kebon Pala
ILUSTRASI. Polisi membantu warga mengevakuasi sepeda motor saat banjir di kompleks Polri Pondok Karya, Mampang Prapatan, Jakarta, Selasa (18/11/2025). (Antara)

ERA.id - Banjir semeter lebih merendam permukiman warga di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur (Jaktim) pada Selasa (19/5/2026) pagi.

Ketua RT 13/RW 04 Kampung Melayu, Sanusi mengaku banjir tersebut dipicu oleh curah hujan yang terjadi sejak Senin (18/5) siang hingga sore. Ketinggian air terus bertambah dan merendam rumah-rumah warga yang berada di wilayah rendah.

Sanusi mengatakan hujan dengan intensitas cukup tinggi kerap turun hampir setiap hari dalam beberapa waktu terakhir, terutama pada sore hingga malam hari.

"Air mulai naik sekitar pukul 04.00 WIB pagi tadi. Penyebabnya, hujan dan kiriman dari Bogor dan Depok," jelas Sanusi.

Menurut dia, banjir di wilayah Kebon Pala sudah menjadi kejadian berulang dalam beberapa hari terakhir. 

Pola hujan yang sama itu membuat genangan air sulit surut secara optimal, sehingga kembali meningkat saat hujan turun dengan intensitas tinggi.

Meski ketinggian air sudah mencapai satu meter, saat ini warga masih bertahan di rumah masing-masing dan belum ada yang mengungsi. Sanusi memastikan situasi masih aman dan terkendali.

"Belum ada yang mengungsi, masih bertahan di lantai dua, masih aman," ucap Sanusi.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) wilayah Jakarta Timur terus memantau di lokasi terdampak serta menyiagakan personel untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan air.

"Sedang ditangani oleh pihak kelurahan setempat bersama petugas PPSU (Penanganan Prasarana dan Sarana Umum), TRC (Tim Reaksi Cepat) BPBD, Dinas Sumber Daya Air, Satpol PP setempat, Tagana, dan Gulkarmat (Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan)," kata Kepala Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Kota Administrasi Jakarta Timur Rangga Bima Setiawan saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Selasa.

Dia pun mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi. 

Rekomendasi