Kisah Pilu 2 Bocah Hanyut di Sungai Ciliwung, 1 Tewas Gegara Acara Perpisahan Sekolah

| 21 Jun 2021 17:46
Kisah Pilu 2 Bocah Hanyut di Sungai Ciliwung, 1 Tewas Gegara Acara Perpisahan Sekolah
Pencarian Korban (Diman Sutini/era.id)

ERA.id - Bagi orang tua harus lebih berhati-hati dalam menjaga anaknya. Agar kejadian hayut saat berenang tidak terjadi. Seperti yang dialami dua anak warga Kampung Pendeuy, Ciawi, Kabupaten Bogor.

Dua anak tersebut berinisial MA dan ML hayut saat berenang dalam acara perpisahan sekolah yang berlangsung Kampung Peundeuy RT 01 RW 06 Desa Pandansari, Kec. Ciawi, Kabupaten Bogor, Minggu (20/6/2021).

Satu anak yaitu ML ditemukan tidak jauh dari lokasi hanyut yaitu berkisar 500 M. Sementara satu lagi berinisial MA hingga saat ini belum ditemukan dan pencarian oleh Tim SAR dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota BogorTheofilo Patrocinio, menjelaskan kejadian tersebut berawal saat dua anak tersebut yaitu MA dan ML sedang mengikuti acara kenaikan kelas atau perpisahan kelas yang biasa disebut Tradisi Samenan.

Kemudian dua anak itu pergi dari acara tradisi tersebut tanpa diketahui oleh orang tua, guru dan teman-temannya, pada saat itu juga hujan deras melanda wilayah tersebut.

Orang tua korban merasa ganjil ketika tidak melihat anaknya diacara tersebut hingga sore hari tadi. Menurut informasi kedua anak tersebut hilang pada pukul 16.00 WIB.

"Orang tua korban langsung menghubungi Linmas (Perlindungan Masyarakat) setempat untuk meminta bantuan mencari anaknya yang hilang," ujar Theo, Senin (21/06/2021).

Setelah melakukan pencarian diwilayah tersebut, lanjut Theo, ditemukannya sebuah pakaian dari salah satu korban yang hilang berada dipinggiran sungai ciliwung, dengan bukti tersebut orang tua korban dan linmas berasumsi bahwa 2 korban ini berenang dan hanyut disungai saat hujan sore tadi.

"Pencarian korban pun dimulai dengan menyisiri sungai ciliwung, Korban a.n. Muhammad Luki (5 thn) ditemukan sekitar ±500 m dari lokasi ditemukannya pakaian korban. Korban pun langsung dibawa," ucap Theo.

Sementara itu, pencarian anak hayut terus dilakukan. Kali ini pencarian dilakukan dititik awal anak hayut sampai pos bendung Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Senin (21/06/2021).

Pantauan dilapangan, tiga perahu karet dari tim SAR gabungan masih menyisir aliran sungai Ciliwung mulai dari titik awal kejadian sampai ke posko Bendungan Katulampa.

"Belum ada perkembangan, tim masih dalam pencarian," pungkasnya.

Rekomendasi