Misteri Penembakan Ustadz di Tangerang Usai Salat Magrib, Kesaksian Warga: Pelurunya Biasa Buat Berburu

Tim Editor

Warga saat memperlihatkan pintu yang bolong terkena peluru. (Muhammad Iqbal/era.id)

ERA.id - Kasus penembakan seorang ustadz, Alex alias Arman di Jalan Nean Saba, RT 02 RW 05, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Sabtu, (18/9) oleh orang misterius berjaket Ojol menjadi teka-teki.

Warga hingga keluarga bertanya-tanya terkait motif pelaku tega menembak mati Arman yang dikanal sebagai pribadi baik hingga meninggal.

Arman ditembak usai melaksanakan salat magrib sekitar pukul 18.30 WIB. Dia tertembak pada bagian kanan pinggang hingga tembus perut.

"Iya di pinggang kanan terus tembus ke pintu, pelurunya jatuh ke tanah. Tembakan sekali kayanya tembus sampai pintu. Nah peluru jatuh ke ubin," ujar Ketua RW 05, Ahmad Mangku, Minggu, (19/08/2021).


Ahmad sempat melihat jenis peluru yang digunakan pelaku untuk menghabiskan nyawa Arman. Kata Ahmad peluru tersebut berwana kuning sebesar ujung jari kelingking

"Saya lihat, dia seperti kaya kuningan, segede jari kelingking," ujarnya.

Ahmad mengatakan dari informasi yang dia peroleh dari kepolisian peluru itu mudah didapat. Kata dia, peluru itu bisa digunakan untuk memburu hewan.

"Katanya ini (peluru) mudah didapat.Peluru itu Perbakin (PePersatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia), itu sebetulnya buat nembak hewan," katanya.

Peluru tersebut dilihat Ahmad telah tergeletak dilantai.

"Saya lihat pelurunya udah di ubin, itu tembus dari sisi kanan kekiri ke pintu terus pintunya bolong. Jadi ditembaknnya dari samping," pungkasnya.

Tag: tangerang kriminal penembakan ustadz di tangerang

Bagikan: