Pasca Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Langsung Telpon Presiden FIFA

| 05 Oct 2022 17:31
Presiden Jokowi (Setkab)

ERA.id - Presiden Jokowi mengaku sudah menghubungi Presiden FIFA Gianni Infantino pasca Tragedi Kanjuruhan. Dia berbincang dengan Gianni pada Senin (3/10) malam.

"Hari Senin malam saya telah bergabung langsung berbicara langsung dengan Presiden FIFA Gianni Infantino, berbicara banyak mengenai tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang," kata Jokowi di Istana Negara, Jakara, Rabu (5/10/2022).

Selain membahas soal Tragedi Kanjuruhan, Jokowi juga membicarakan soal Piala Dunia U-23 2023. Hal ini menyangkut keputusan FIFA pasca tragedi yang menewaskan ratusan orang terebut.

Seharusnya, Piala Dunia U-23 2023 bakal digelar di Indonesia. Namun, setelah ada tragedi tersebut, banyak pihak mendesak FIFA memberikan sanksi kepada Indonesia.

Terkait hal tersebut, Jokowi tak mau terlalu ikut campur. Dia menyerahkan keputusan kepada FIFA. "Juga berbicara mengenai FIFA under twenty (Piala Dunia U-20 2023), berbicara banyak, tetapi keputusan apapun adalah kewenangan di FIFA," kata Jokowi.

Adapun hari ini Jokowi dijadwal berkunjung ke Malang, Jawa Timur. Rencananya, dia akan memberikan santunan sebanyak Rp50 juta kepada keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.

"Iya (hari ini ke Malang)," kata Jokowi.

Seperti diketahui, pertandingan Liga 1 antara Persebaya vs Arema Malang pada Sabtu (1/10) malam berakhir menjadi tragedi.

Berawal dari masuknya para supporter Arema Malang ke lapangan berujung pada sejumlah tembakan gas air mata oleh Polisi.

Celakanya, gas air mata itu ditembakan ke arah tribun membuat puluhan ribu penonton kalang kabut. Akibatnya, ratusan nyawa tak tertolong.

Terkini, jumlah korban meninggal mencapai 131 dan membuat kejadian tragis itu di posisi kedua insiden sepak bola terburuk di dunia.

Rekomendasi