Spesifikasi Motor Petugas MBG, Mahal dan Memanjakan Kepala SPPG

| 08 Apr 2026 04:47
Spesifikasi Motor Petugas MBG, Mahal dan Memanjakan Kepala SPPG
Motor trail Emmo JVX GT untuk Kepala SPPG.

ERA.id - Motor yang negara beri lewat uang masyarakat kepada Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) segera mengaspal. Spesifikasinya mewah dan memanjakan pengguna.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana bilang motor itu belum dibagikan dan masih harus administrasinya sebagai barang milik negara (BMN) .

Motor yang dibeli di tengah efisiensi anggaran itu konon motor listrik bermerk Trail Emmo JVX GT yang dibanderol Rp56.800.000 dan juga motor listrik metik Emmo JVH Max seharga Rp48.800.000.

Motor itu bisa memudahkan Kepala SPPG dalam meninjau daerah dengan medan yang berbeda-beda untuk proyek Makan Bergizi Gratis (MBG). Untuk model trail yang sanggup melibas kontur jalan bergelombang dan tidak merata, motor ini hadir dengan kecepatan maksimal 80 kpj serta jarak tempuh 70 km dalam sekali pengisian daya penuh.

Motor petualang ini memiliki dimensi panjangnya 2.080 mm, lebar 810 mm, dan tinggi 1.150 mm. Motor trail ini juga menggunakan ban berukuran 19 inci (48,26 cm) untuk depannya dan 18 inci (45,72 cm) untuk bagian belakangnya.

Untuk jantung pacunya, motor listrik ini dibekali dengan baterai berkapasitas 72v 31Ah, kompatibel dua baterai yang mudah untuk dilepas dan pasang. Pengisiannya juga sudah menggunakan teknologi pengisian cepat, yakni dari 30 persen ke 80 persen hanya membutuhkan waktu 1 jam.

Sementara untuk model keduanya, yakni Emmo JVH Max dapat digunakan dengan kecepatan hanya mencapai 90 kpj dengan jarak tempuh yang dapat dicapai hingga 70 km dalam sekali pengisian penuh.

Motor listrik yang cocok dikendarai di area perkotaan ini, memiliki desain yang cukup familiar pada pengguna kendaraan roda dua jenis metik, seperti mengedepankan desain ergonomis dan tidak banyak lekukan di tubuhnya.

Penggunaan kendaraan berbasis baterai murni ini, memang memiliki kecenderungan irit dalam pembiayaan perawatan. Tidak banyak komponen yang harus diganti layaknya kendaraan-kendaraan konvensional pada umumnya.

Terakhir, Dadan mengaku pengadaan motor 70 ribu unit itu tidak benar. Pihaknya cuma membeli 21.085 unit. "Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25 ribu unit yang dipesan di tahun 2025," ucap Dadan.

Rekomendasi