Dilobi Biar Mobil Listrik Diberi Insentif, Apa Purbaya Mau Terima?

| 05 May 2026 12:39
Dilobi Biar Mobil Listrik Diberi Insentif, Apa Purbaya Mau Terima?
Purbaya Yudhi Sadewa (Antara)

ERA.id - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita berharap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberi insentif untuk kendaraan listrik.

Saat datang menemui Purbaya di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (5/5/2026), Agus beralasan niatnya untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan mengurangi beban subsidi energi dari pemerintah.

Agus juga bilang kendaraan listrik masuk dalam strategi penguatan ekonomi nasional untuk menjaga daya tahan industri manufaktur dan melindungi tenaga kerja.

Tak cuma itu, insentif kendaraan listrik juga relevan seiring pergeseran tren pasar otomotif bergerak ke kendaraan berbasis elektrik akibat gejolak geopolitik dan ketidakpastian energi.

Agus membawa data, katanya Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan orientasi pasar mulai beralih ke kendaraan listrik untuk menekan penggunaan bahan bakar fosil.

Walau begitu, Agus menyerahkan keputusan ke Kemenkeu ihwal kapan dan bagaimana nanti skema insentif kendaraan listrik bisa diberi.

“Soal kapan kendaraan listrik mau diberikan insentif, bagaimana bentuk insentifnya, skemanya seperti apa, mungkin bisa dibicarakan langsung dengan Menteri Keuangan,” kata dia.

Selain membahas stimulus kendaraan listrik, Agus menyebut kedua menteri juga mendiskusikan upaya meningkatkan ekspor produk manufaktur Indonesia.

Ia mengatakan, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sekitar 75 persen hingga 80 persen ekspor nasional berasal dari produk manufaktur. Namun, dari total produksi sektor manufaktur Indonesia, sekitar 80 persen masih diserap pasar domestik dan hanya sekitar 20 persen yang diekspor.

Ia menyatakan, pemerintah ingin meningkatkan porsi ekspor manufaktur tanpa mengurangi perlindungan terhadap pasar domestik.

Rekomendasi