Aspal Berbahan Plastik Diujicobakan di Universitas Indonesia

| 29 Aug 2020 21:45
Aspal Berbahan Plastik Diujicobakan di Universitas Indonesia
Universitas Indonesia akan ujicoba aspal berbahan plastik.

ERA.id - Universitas Indonesia (UI) melakukan ujicoba pengaspalan jalan berbahan aspal plastik multilayer. Uniknya, limbah plastik yang digunakan sebagai campuran aspal adalah plastik mie instan.

Bekerja sama dengan sejumlah perusahaan, seperti PT Chandra Asri Petrochemical Tbk, PT Samudera Montaz, dan Perusahaan Konstruksi Wasco Indonesia, UI melakukan pengaspalan bahan baru ini di Jalan Prof. Dr. Sumitro Djoyohadikusumo yang masih berada di dalam kampus UI, Depok.

"Pengaspalan ini merupakan bagian dari proyek percontohan pemanfaatan bahan limbah plastik bernilai rendah sebagai campuran aspal. Total plastik yang digunakan adalah 75 kg sampah plastik berupa limbah kemasan mie instan. Area yang diaspal lebih kurang seluas 241 meter persegi, dilakukan pada Jumat (28/8/2020)," kata Kepala Badan Kerja Sama,Ventura dan Digital UI Prof. Dr. Ir. Dedi Priadi, dalam keterangannya, Sabtu.

Dr. Mochamad Chalid, ahli teknologi polimer dari Fakultas Teknik UI, mengatakan daur ulang limbah plastik bernilai rendah sebagai bahan campuran aspal merupakan solusi efektif bagi permasalahan limbah plastik di Indonesia.

Di sisi lain, teknik ini juga akan meningkatkan kualitas aspal. Dengan komposisi yang ideal, penambahan sampah plastik tersebut ke dalam campuran aspal ini dapat meningkatkan kualitas stabilitas jalan hingga 40 persen, kata Chalid.

"Kualitas jalan akan menjadi lebih kuat dan tahan lama, sehingga berpotensi menghemat biaya perawatan jalan," katanya.

Aspal plastik diolah dari aspal biasa dengan campuran 5-6 persen cacahan sampah plastik.

Sampah plastiknya pun berupa limbah bungkus mie instan, yang merupakan produk plastik yang terdiri atas polietilena dan polipropilena. Limbah plastik tersebut dicacah sehingga siap untuk dijadikan bahan campuran aspal.

Rekomendasi