Benarkah Ada Anggota Banser Stress dan Meninggal Usai Jaga Gereja?

Tim Editor

Ilustrasi banser (NU)

ERA.id - Beredar isu yang menyebutkan ada seorang anggota banser yang meninggal setelah mengalami stres usai diejek karena ia menjaga gereja dan bubarkan pengajian tetangganya. Hal itu disebarkan akun Alang Saputra di Facebook.

Faktanya, hal itu itu benar. Judul berita Liputan 6 diganti sedemikian rupa dan ditulis “Tak Tahan Sering Diejek Jaga Gereja dan Bubarkan Pengajian Oleh Tentangganya, Seorang Anggota Banser Stress Dan Meninggal”.

Sekadar diketahui, akun Alang Saputra mengunggah sebuah gambar yang seolah merupakan artikel dari situs Kompas.com dengan judul “Tak Tahan Sering Diejek Jaga Gereja dan Bubarkan Pengajian Oleh Tentangganya, Seorang Anggota Banser Stress Dan Meninggal”. 

Mengerikannya lagi, artikel ini seolah dimuat pada Jumat 7 September 2018 pukul 16.23 WIB. Padahal, Liputan 6 tidak pernah sama sekali memuatnya. Dari penelusuran Cek Fakta, judul hasil suntingan itu adalah hoaks yang lama dan diedarkan kembali.

Artikel itu sebenarnya berjudul “Ditolak DPRD, Pemprov DKI Ngotot Usulkan Uang Transpor Pendamping RW” dan fotonya sudah diganti sedemikian rupa agar tampak meyakinkan di mata warganet.

Kabar hoaks!

 

Tag: cek fakta

Bagikan: