#MosiTidakPercaya di Satu Tahun Jokowi-Ma'ruf Amin

Tim Editor

Demo Tolak Omnibus Law (Gabriella Thesa/era.id)

ERA.id - Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar demonstrasi menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja) dan memperingati satu tahun kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf Amin di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2020). 

Sejumlah perwakilan mahasiswa secara bergantian berorasi di mobil komando dengan pengeras suara. 

Seorang orator yang berasal dari Universitas Negeri Padang yang turut berorasi mengatakan, pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja pada 5 Oktober lalu, merupakan tragedi besar bagi rakyat. Namun, kata sang orator, pengesahan tersebut di satu sisi menjadi pesta bagi oligarki.

"Maka masih pantaskah kepercayaan kita letakkan kepada bapak ibu kita? Maka Mosi tidak percaya harus digaungkan dari ujung barat hingga timur negeri. Sampaikan ke seluruh negeri bahwa negeri kita sedang tidak baik-baik saja," ujar mahasiswa dalam orasinya.

Jokowi-Ma'ruf Amin (Dok. BPMI)

 

Sebelum aksi, mereka telah menyampaikan empat pernyataan sikap. Pertama, mendesak Presiden Joko Widodo untuk mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang untuk mencabut UU Cipta Kerja.

Kedua, mereka mengecam tindakan pemerintah yang dinilai berusaha mengintervensi gerakan dan suara rakyat yang menolak UU sapu jagat. Ketiga, aliansi mahasiswa mengecam berbagai tindakan represif aparatur negara terhadap seluruh demonstran dalam aksi-aksi sebelumnya.

Dan yang keempat, mereka mengajak mahasiswa seluruh Indonesia bersatu untuk terus menyampaikan  penolakan terhadap UU Cipta Kerja hingga UU Cipta Kerja dibatalkan.

BEM SI berencana menggelar demonstrasi lagi pada 28 Oktober nanti.

Tag: demo tolak omnibus law

Bagikan: