Petugas Dishub Lupa Pakai Masker Saat Ingatkan Pesepeda untuk Gunakan Masker

Tim Editor

Ilustrasi pencarian COVID-19 (Era.id)

ERA.id - Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulawesi Selatan 'diserang' karena menghimbau para pesepeda untuk menggunakan masker. Pasalnya, petugas yang bersangkutan juga tak menggunakan masker saat bertugas mengatur arus lalu lintas di kawasan Center Point Indonesia Jalan Metro Tanjung Bunga, Kamis (29/10/2020). 

Video berdurasi 1:50 detik terkait hal ini pun menjadi viral. Video tersebut diunggah Instagram @info_kejadian_makassar. Video tersebut ditonton hingga 27.453 kali.

Dalam unggahan video, pesepeda yang diduga bekerja di Pengadilan Tinggi Agama di Makassar ini ditegur Petugas Dishub Sulsel yang bernama Muhammad Ikhsan Agung.  Saat itu juga, pesepeda tersebut pun langsung menegur balik petugas yang tidak memberikan contoh yang baik ke masyarakat.

"Menegur orang tapi dia sendiri tidak pakai masker. Pakai masker, pakai masker, nanti saya tegur baru dia pakai masker." ucap pria pesepeda sambil merekam video petugas Dishub tanpa menggunakan masker itu.

Pada kesempatan yang sama, petugas tersebut pun membela diri sambil tertawa bahkan mengelak merasa dirinya dipermalukan oleh pesepeda yang merekamnya tanpa menggunakan masker.

"Ini bapak bikin malu ki saja, ineh ku pakai mi maskerku pak, apaka ini bapak eh," tutur Agung sambil memakai maskernya dengan dialek Makassar.

Persoalan ini tak berhenti begitu saja, kedua orang ini saling berdebat tentang penggunaan masker. Bahkan, para pengendara di sekitar lokasi kejadian ikut menonton kejadian yang direkam pegawai pengadilan tersebut.

Lalu petugas Dishub Provinsi Sulsel lainnya, Arman M hendak memprotes pesepeda karena temannya sudah mengakui kesalahannya tidak menggunakan masker. Ia juga malah mengutip himbauan Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto soal masker hanya digunakan oleh orang yang sakit.

"Saya kira sudah ada himbauan Pak menteri kesehatan, yang pakai masker hanya untuk yang sakit. Ada itu di media (media massa) pak," kata Arman. 

Terkait hal ini, Kepala Seksi Pengaturan Lalu Lintas Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel Eko kepada Era.id mengaku tidak tahu menahu soal kejadian bawahannya tersebut. Eko bilang dirinya tidak berada di lokasi saat terjadi perdebatan tersebut.

"Segera kami minta penjelasan ke Pak Agung atas kejadian tersebut, kebetulan tadi saya tidak di lokasi. Saya belum ketemu yang bersangkutan, setelah itu kami diskusikan ke pimpinan," tulis Eko, Kamis (29/10/2020).

Kemudian, Pelaksana Tugas Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel Muh Arafah meminta maaf atas kejadian dua anggota Dishub Sulsel yang dianggap melanggar kode etik sebagai aparatur sipil negara.

"Saya beserta para staf Dishub Provinsi, mengucapkan maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang dilakukan petugas di lapangan. Itu adalah bagian dari kesalahan yang sangat tidak pantas dilakukan oleh seorang pegawai," ujar Muh Arafah.

Arafah mengakui pelanggaran anggotanya yang tidak memberikan contoh baik bagi masyarakat. Bahkan mengutip pernyataan menteri kesehatan soal penggunaan masker.

Ia memastikan akan mengadakan apel untuk memberikan arahan kepada para petugas yang hendak bertugas di lokasinya masing-masing. 

"Itulah yang sangat fatal yang dilakukan mereka padahal itu sudah lama. Mulai masyarakat terutama pegawai negeri wajib menggunakan masker. Kami tegur mereka secara lisan dan tertulis." tutupnya.

 

Tag: masker medis makassar

Bagikan: