Proyek Toilet di Bekasi Senilai Rp98 Miliar Diduga Dikorupsi, KPK Mulai Lakukan Pengusutan

| 13 Jan 2021 14:30
Proyek Toilet di Bekasi Senilai Rp98 Miliar Diduga Dikorupsi, KPK Mulai Lakukan Pengusutan
Toilet SDN Mangunjaya 04 Bekasi yang viral karena pembangunannya senilai ratusan juta.

ERA.id - Adanya dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan toilet di Bekasi akhirnya mendapat respons dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kasus ini sebelumnya sempat ramai dibicarakan masyarakat dan warganet.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan lembaga antirasuah saat ini sudah menerima dan menelaah laporan dari masyarakat dengan mulai melakukan verifikasi data.

"Sudah ada verifikasi dan telaah oleh tim pengaduan masyarakat KPK kepada pihak masyarakat pelapor. Namun demikian tentu terkait materi laporan tidak bisa kami sampaikan," ujar Ali, dikutip CNN Indonesia, Senin (11/1).

Verifikasi dilakukan untuk mencari tahu apakah laporan yang dilayangkan ke KPK termasuk dalam ranah tindak pindana korupsi atau tidak. Jika sesuai, Ali yakin KPK akan menindaklanjuti laporan tersebut. 

"KPK tentu akan melakukan langkah-langkah berikutnya sebagaimana hukum yang berlaku," tuturnya.

Seperti yang diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mengadakan proyek pengadaan 488 toilet di beberapa institusi pendidikan. Jumlah toilet tersebut akan dibangun dengan anggaran sebesar Rp98 miliar.

SDN 04 Mangunjaya yang ada di Sekolah yang ada di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi itu jadi salah satu institusi yang mendapat pengadaan proyek tersebut. Anggaran pembangunan toilet mewah sekolah tersebut mencapai Rp196.848.000 dan dikerjakan oleh CV Cikal Kelapa Mandiri.

Anggaran sebesar itu digunakan untuk membangun tiga unit toilet dengan luas bangunan 2,7x2,6 meter. Dua toilet di antaranya menggunakan kloset jongkok dan satu keran air, sedangkan sisanya diperuntukkan sebagai urinoar atau ruangan khusus untuk buang air kecil.

Meski biaya yang dianggarkan mencapai ratusan juta, beberapa material yang digunakan untuk membangun toilet jadi sorotan masyarakat. Misalnya pada pintu toilet yang menggunakan bahan aluminium dengan dilapisi kertas tebal seperti kayu atau high pressure laminate (HPL).

Selain itu di area sekitar toilet hanya tersedia dua unit wastafel, dua cermin, dan lima keran injak yang diadakan untuk mencegah penularan virus Corona.

Rekomendasi