Lima Klaster COVID-19 Jadi Penyebab Lonjakan Kasus di DKI Jakarta

| 16 Jun 2021 18:50
Lima Klaster COVID-19 Jadi Penyebab Lonjakan Kasus di DKI Jakarta
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit (Dok. Humas Polri)

ERA.id - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit menyebutkan, Provinsi DKI Jakarta merupakan salah satu wilayah yang menjadi epicentrum penyebaran COVID-19 pasca libur Lebaran 2021. Dia mengungkapkan, penyebaran itu menjadikan lima wilayah di Ibu Kota menjadi klaster penularan virus Corona.

"Di DKI Jakarta terdapat lima klaster COVID-19 DKI, yaitu di Cipayung, Cilincing, Kelapa Dua, Kayu Putih, dan Ciracas," ujar Sigit dalam Rapat Kerja dengan Komisi III DPR RI, Rabu (16/6/2021).

Menurut Sigit, lima daerah tersebut terdeteksi sebagai klaster COVID-19 setelah ditemukannya 103 kasus aktif dan ribuan tracing terhadap ribuan orang di daerah-deaerah tersebut.

Selain DKI Jakarta, daerah lain yang juga menjadi epicentrum COVID-19 adalah Kudus, Jawa Tengah dan Bangkalan, Jawa Timur. Kedua daerah tersebut mengalami lonjakan kasus positif virus Corona akibat aktivitas mudik lebaran dan halal bihalal.

Atas temuan itu, pihak kepolisian saat ini melakukan penebalan terkait penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di daerah-daerah itu. Dia memastikan pencegahan 5M dan 3T juga dioptimalkan.

"Beberapa daerah di zona merah yang menjadi epicentrum tentunya menjadi perhatian kami," kata Sigit.

Sigit mengungkapkan, masih banyak masyarakat OTG yang berinteraksi dengan masyarakat yang sehat. Sehingga mengakibatkan proses penyebaran COVID-19 menjadi lebih cepat.

Menyikapi temuan itu dengan melakukan micro lockdown. "Oleh karena itu di daerah-daerah zona merah tersebut, maka kami melakukan micro lockdown dengan melakukan lima langkah manajemen kontinjensi," pungkasnya.

Rekomendasi