Terungkap! Kenaikan Jumlah Kematian COVID-19 Terjadi di Luar Jawa-Bali, Satgas: Alarm Buat Pemerintah Daerah

Tim Editor

Prof Wiku Adisasmito (Dok. BNPB)

ERA.id -Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat, 5 dari 10 provinsi yang mengalami kenaikan jumlah kematian mingguan per 25 Juli berasal dari luar Jawa dan Bali.

Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, kenaikan kasus kematian saat ini harus menjadi alarm bagi pemerintah daerah yang wilayahnya mengalami lonjakan kasus.

"Hal ini seharusnya menjadi alarm bagi pemerintah daerahnya karena sebagian besar kabupaten kota di provinsi tidak menjalankan PPKM level 4," ujar Wiku saat konferensi pers, Kamis (29/7).

Meskipun Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DKI masih menjadi penyumbang tertinggi kenaikan kematian, namun Satgas meminta agar daerah mewaspadai kenaikan kasus di Kalimantan Timur, Riau, Sulawesi Selatan, Kalimantan Tengah, dan Sumatera Selatan.


Jumlah kematian yang terjadi pada Juli ini merupakan yang tertinggi selama pandemi di Indonesia. Wiku mengatakan, hingga kemarin terdapat total 30.168 kematian pada bulan ini. Angka ini sangat tinggi mengingat pada sebelumnya kasus kematian tertinggi yang tercatat pada Juni lalu sebesar 7.913 kasus.

Sejak lonjakan kasus terjadi, pemerintah pun terus berupaya meningkatkan kesiapan fasilitas layanan kesehatan untuk mencegah angka kematian.

Di antaranya dengan menambah tempat isolasi terpusat dan rumah sakit lapangan, pemberian bantuan fasilitas kesehatan yang dibutuhkan rumah sakit, penambahan pasokan oksigen, serta peningkatan suplai obat-obatan hingga menambah tenaga kesehatan.

"Namun, masih terjadinya peningkatan kematian ini tentunya perlu untuk terus dievaluasi," katanya.

Tag: Satgas COVID-19 angka kematian covid 19

Bagikan: