PDIP Menang Pemilu 2 Kali, Megawati: Dulu Selalu Disebut Partai Gurem dan Sandal Jepit

| 18 Aug 2021 10:32
PDIP Menang Pemilu 2 Kali, Megawati: Dulu Selalu Disebut Partai Gurem dan Sandal Jepit
Jokowi dan Megawati saat berada di Istana Presiden (Setkab)

ERA.id - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meminta agar kader-kader partainya jangan diam di zona nyaman. Ia juga mengenang masa-masa PDIP saat harus merasakan tekanan luar biasa dari rezim, di era Orde Baru.

"Pada waktu itu, saya sebagai pemimpin, sebagai ketua umum, kan harus membangun organisasi di internal. Namun, pada waktu itu pun harus juga menghadapi yang namanya kekuasaan di eksternal," kata Megawati dalam siaran persnya.

Saat itu, kata Mega, para kader partai memiliki api semangat yang tak kunjung padam. Akhirnya kini PDIP sudah seakan memasuki tahapan 'memetik buah' perjuangan keras itu.

Namun, Megawati menyadari bahwa banyak kader saat ini yang belum tentu memahami sejarah itu. Sehingga ia merasa penting untuk terus mengingatkan, bahwa tanpa semangat perjuangan dan kemandirian yang kuat, PDIP takkan bisa mencapai apa yang ada saat ini.

Megawati mengatakan tak ada yang tabu dengan zona nyaman. Namun, ketika sudah hidup dengan nyaman, jangan lupa dan terlena dengan kenikmatannya.

"Kita harus terus berjuang, membangun. Alhamdulillah kita bisa dua kali menang pemilu. Dari partai yang dulu selalu disebut partai rakyatlah, partai sandal jepit lah, partai gurem, nah coba bayangkan, sekarang bisa seperti begini dan bertahan," kata Megawati.

"Tapi kan tidak bisa, tidak ada garansi sesuatu itu akan selalu ada. Yang selalu ada itu hanya Yang Di Atas (Allah SWT, red). Jadi kita harus berusaha terus, jangan hanya ingin menikmati kehidupan zona nyaman itu."

"Saya tidak mengatakan akan menjadi puritan, hidup hanya seadanya, tidak. Tetapi kamu hiduplah yang baik. Artinya baik itu kan bisa memenuhi kewajiban dalam menyekolahkan anak, tidak ada kesulitan, boleh namanya sejahtera, kesehatan terjamin. Nah, ini kan yang sebenarnya harus kita bangun bersama. Tidak bisa sendiri-sendiri, dan tidak bisa elan perjuangan itu hilang," ujar Presiden Kelima RI ini.

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto menguatkan pesan Megawati. "Jangan pernah kita melupakan jati diri sebagai bagian dari Wong Cilik. Indonesia harus terus tumbuh dan berkembang. Maka mari terus menggelorakan semangat juang bagi seluruh anak-anak bangsa sehingga mereka memiliki fighting spirit untuk berdarma bakti yang terbaik kepada bangsanya," kata Hasto.

Rekomendasi