Guntur Romli Sebut FPI Reborn Lebih Berbahaya: Ujung-Ujungnya untuk Pencapresan Anies 2024

Tim Editor

Guntur Romli (Cokro TV)

ERA.id - Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli menanggapi lahirnya FPI Reborn yaitu Front Persaudaraan Islam yang beberapa waktu lalu dideklarasikan.

Ia menyebut bahwa FPI baru ini tidak ada perbedaan dengan FPI lama. Hal itu berdasarkan pengakuan Aziz Yanuar, kuasa hukum FPI lama.

Guntur Romli juga menyebut bahwa FPI baru diisi oleh orang-orang lama dan semua atas izin eks pentolan FPI Habib Rizieq Shihab. Ia bahkan menyebut FPI baru lebih berbahaya daripada FPI baru.


"Tidak ada perbedaan antara FPI lama dan baru. Kalau menurut saya FPI baru ini lebih berbahaya, karena tujuannnya untuk menipu, pembohongan publik, seolah-olah ada organisasi baru, padahal sama," kata Guntur Romli dalam tayangan YouTube Cokro TV, Senin (27/9/2021).

Guntur meyakini FPI Reborn ini muncul untuk kepentingan Pilpres 2024.

“Saya melihat FPI Reborn ini ada yang mendukung atau memberikan dukungan. Intinya bertujuan untuk politik 2024,” sambungnya.

Ia pun menduga FPI Reborn akan mendukung Anies di Pilpres 2024. Dengan begitu, makan isu agama akan kembali dimainkan dalam gelaran pemilu 2024.

"Irisan ini sangat kuat. Bahwa FPI reborn ini terkait dengan pesanan politik yang pada akhirnya akan kembali 2024 politik identitas semakin menguat dengan siapa yang kau order FPI reborn ini” ucapnya.


Aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL) Muhamad Guntur Romli menilai, kehadiran FPI Reborn ini lebih berbahaya dari FPI lama yang telah dibubarkan. Pasalnya, menurut dia, FPI Reborn ini muncul dengan tujuan untuk menipu.

“FPI baru ini menurut saya lebih bahaya dari FPI lama. Karena tujuannya untuk menipu. Orangnya sama, ideologi sama, tindakan-tindakannya juga sama. Tidak ada yang bisa membedakan FPI lama dan FPI baru. Makanya itu yang lebih berbahaya karena FPI baru tujuannya untuk menipu publik,” ujar Guntur Romli dikutip kanal YouTube Cokro TV, Senin (27/9/2021).

Tag: fpi reborn guntur romli

Bagikan: