Datang ke Lombok NTB, Jusuf Kalla Bawa Pesan Penting: Jangan Bakar Hutan

Tim Editor

Wakil Presiden ke-7 Indonesia, Jusuf Kalla (Twitter Cak Imin)

ERA.id - Ketua Umum PMI Jusuf Kalla mengajak masyarakat Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, untuk selalu disiplin menjaga alam dan tak membakar hutan, sehingga ketika memasuki musim penghujan, bencana banjir dapat diminimalisir dampaknya.

"Masyarakat harus menerapkan perilaku disiplin, mulai dari memperbaiki selokan dan jangan bakar hutan," ujar Jusuf Kalla ketika meninjau korban banjir di Dusun Batulayar Utara, Desa Batulayar Barat, Kecamatan Batulayar Kabupaten Lombok Barat, NTB, Rabu (8/12/2021) kemarin.

Dalam kunjungan tersebut, JK sapaan akrabnya, didampingi Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalillah, Bupati Lombok Barat, Faozan Khalid dan Danrem 162/Wira Bhakti, Brigjen Ahmad Rizal Ramdhani.


Kedatangan JK disambut hangat masyarakat yang mengungsi di posko penanggulangan bencana. Bahkan, mantan Wapres ini menyempatkan untuk berbincang dengan masyarakat, menanyakan kondisi terkini dan berharap keadaan cepat pulih sehingga mereka dapat kembali secepatnya ke tempat tinggal mereka.

"Semoga keadaan cepat membaik supaya semuanya bisa kembali ke rumah secepatnya, ya," kata JK.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah daerah dan tim gabungan TNI, Polri dan BPBD NTB atas respon cepat tanggap dalam menanggulangi bencana banjir bandang di Kabupaten Lombok Barat,NTB.

"Terimakasih kami ucapkan kepada pemerintah, tim gabungan TNI, Polri dan BPBD atas cepatnya proses evakuasi," katanya.

Kepala Desa Batu Layar Barat, H Muzhab mengaku sangat bersyukur atas perhatian pemerintah terhadap daerah yang terdampak banjir dan longsor.

"Kami sangat berterima kasih kepada semuanya, dalam hal ini pemerintah daerah maupun pusat karena telah memperhatikan daerah kami. Semoga ke depan semua fasilitas yang rusak dapat segera diperbaiki agar warga dapat kembali beraktivitas dengan normal," kata H Mushab.

Tag: kebakaran hutan jusuf kalla Nusa Tenggara Barat lombok

Bagikan: