Kasus Covid-19 Naik Pesat, Pusat Perbelanjaan di Solo Mulai Antisipasi Kerumunan

| 13 Feb 2022 22:59
Kasus Covid-19 Naik Pesat, Pusat Perbelanjaan di Solo Mulai Antisipasi Kerumunan
Ilustrasi mal (Unsplash/Pascal Bernardon)

ERA.id - Sejumlah pusat perbelanjaan di kota Solo mulai mengatur pelaksanaan kegiatan. Pasalnya dengan kenaikan kasus Covid-19 yang kian pesat, mereka mulai mengantisipasi munculnya kerumunan di mal.

Hal ini disampaikan oleh Marcomm Solo Paragon Lifestyle Mall Veronica Lahji, Minggu (13/2/2022). Ia menjelaskan bahwa pada bulan Februari ini, jumlah pengunjung menurun dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

”Penurunannya sampai 1000-an pengunjung. Jumlah ini jauh menurun dibandingkan bulan Januari lalu,” katanya.

Rerata pada hari-hari biasa, pengunjung di Solo Paragon Lifestyle Mall mencapai 4.000-an pengunjung. Sementara pada akhir pekan pengunjung rerata mencapai 8.000-an orang.

Untuk mengantisipasi penurunan ini, pihak manajemen memilih untuk meniadakan agenda khusus. Sebab dengan adanya kegiatan atau agenda pameran akan memicu peningkatan pengunjung dan kerumunan.

”Bulan Februari ini kami lihat angka kasusnya kian banyak, jadi kami sengaja nggak adakan event pameran yang memicu banyaknya pengunjung. Kami hanya adakan event reguler saja, biar nggak menimbulkan kerumunan,” katanya.

Sementara itu di pusat perbelanjaan lain mengambil langkah yang berbeda. Staf PR Solo Grand Mall (SGM) Irenika Kusumaningrum  lebih memprioritaskan protokol kesehatan. Hal ini disosialisasikan pada seluruh tenant. Termasuk pihak pengelola mal meminta agar tenant sebagai mitra kerja melakukan vaksin booster.

”Kalau rata-rata pengunjung kami di kisaran 5.000-an orang sehari. Angka ini masih normal,” katanya.

Saat ini bahkan ada beberapa event yang dilaksanakan dan tenant baru yang dibuka. Khususnya tenant kuliner yang masih diminati oleh masyarakat, baik untuk beli makan di tempat ataupun berbelanja melalui aplikasi pesan makanan.

”Kalau untuk kondisi pasar, kuliner peminatnya masih tinggi. Saat ini saja kami baru buka tenant baru untuk kuliner. Tapi kalau fashion memang saat ini kurang diminati,” katanya.

 

Tags : covid-19 solo
Rekomendasi