Kemarin Lampion di Kompleks Rumah FX Rudy Ramai Dikunjungi, Kini Ditutup

Tim Editor

Lampion (AMalia/era.id)

ERA.id - Taman lampion Sunan Jogo Kali dimatikan oleh panitia sejak Rabu (9/2/2022). Hal ini dilakukan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 yang sudah melonjak selama beberapa waktu.

Sebelumnya pemerintah kota (Pemkot) Solo telah mematikan lampion di kawasan Balai Kota Solo dan Pasar Gede. Hal ini dilakukan menyusul meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di kota Solo.

Taman Lampion Sunan Jogo Kali berlokasi di dekat rumah Mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo. Selain Taman Lampion, di lokasi ini juga diadakan bazar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).


”Dihentikan dulu, kegiatan dan bazarnya juga dihentikan. Kalau lampionnya tetap, biar di situ,” kata Pria yang akrab disapa Rudy ini.

Ia langsung menginstruksikan pada seluruh panitia untuk menghentikan kegiatan karena angka kasus Covid-19 mulai tinggi kembali. Sehingga penutupan taman lampion dan bazar UMKM ini sebagai antisipasi agar tidak ada penularan di lokasi.

”Ya ini inisiatif sendiri. Soalnya sekarang angka kasusnya sedang naik, dari pada merebak ke mana-mana,” katanya.

Meskipun selama penyalaan lampion dan pelaksanaan bazar, panitia memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat.

”Kita prokesnya sebenarnya sudah ketat, kalau nggak pakai masker nggak boleh masuk,” katanya.

Untuk itu untuk kegiatan bazar dan lampion akan dihentikan sementara waktu hingga kondisi kembali normal. ”Ya mungkin nanti dilanjut lagi dengan kemasan acara yang berbeda,” katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan akan berkoordinasi dengan pendahulunya, Rudy terkait keberadaan lampion di Taman Lampion Sunan Jogo Kali tersebut. Pasalnya di lokasi ini menimbulkan banyak kerumunan warga.

Pokoke seminggu ini kita evaluasi semua, ya nanti coba dilihat dulu. Kita koordinasi dengan Pak Rudy,” kata Gibran.

Tag: gibran rakabuming raka Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka lampion solo

Bagikan: