Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik, Menhub Bakal Siapkan Sentra Vaksinasi di Bandara Hingga Terminal

| 01 Apr 2022 12:02
Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik, Menhub Bakal Siapkan Sentra Vaksinasi di Bandara Hingga Terminal
Ilustrasi vaksinasi (Antara)

ERA.id - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebutkan, pihaknya akan menyiapkan sentra vaksinasi Covid-19 untuk melayani masyarakat yang hendak mudik Lebaran 2022.

Hal ini merespons vaksinasi dosis ketiga atau booster sebagai syarat mudik.

Menurut Budi, sentra-sentra vaksinasi akan ditempatkan di simpul-simpul transportasi seperti bandara, pelabuhan, stasiun, dan terminal.

"Insyaalah ini bisa vaksinasi, terutama vaksinasi yang ketiga nanti ada disimpul-simpul transportai. Seperti di bandara, di pelabuhan, di terminal, juga stasiun-stasiun kereta api," kata Budi dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (1/4/2022).

Budi mengatakan, berdasarkan hasil survei Balitbang Kementerian Perhubungan, diprediksi jumlah masyarakat yang akan mudik pada tahun ini mencapai 79 juta. Adapun daerah yang menjadi tujuan paling tinggi yaitu Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat.

Budi memastikan, pemerintah akan mempersiapkan dengan matang sarana dan prasarana bagi masyarakat seiring dengan tingginya jumlah pemudik tahun ini.

s

"Animonya tinggi sekali, diiringi dengan bagaimana harus menyiapkan sarana prasarana dan yang penting harus memperhatikan keselamatan," kata Budi.

Oleh karena itu, Budi memerintahkan jajarannya untuk mulai melakukan pengecekan aspek keselamatan atau ramp check pada moda transportasi angkutan jalan.

Selain itu, seluruh awak transportasi yang bertugas selama periode mudik Lebaran tahun ini harus dilakukan pemeriksaan kesehatan.

"Saya minta kepada dirjen untuk melakukan ramp check ya. Di bis, pesawat, kereta api harus dilakukan ramp check. Terus kita mewajibkan melakukan pemeriksaan kesehatan bagi awak transportasi seperti pilot, nahkoda, masinis, supir bis," kata Budi.

Terkait dengan moda transportasi darat khususnya bis, Budi mengimbau masyarakat bahwa tidak semua bis bisa digunakan untuk angkutan mudik. Dia menekankan, hanya bis yang sudah melalui ramp check saja yang dibolehkan beroperasi.

"Kami sampaikan kepada masyarakat bahwa tidak semua bis itu bisa digunakan. Hanya bisa yang sudah dilakukan ramp check bisa digunakan. Hati-hati, bis pariwisata itu agak rentan," ujarnya.

Sekali lagi, Budi mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi syarat mudik lebaran yaitu sudah divaksin lengkap dan mendapatkan booster. Dia mengatakan, masih ada waktu yang cukup bagi masyarakat untuk mencari vaksin booster.

Ketatnya aturan perjalanan selama mudik Lebaran ini, kata Budi, merupakan upaya pemerintah untuk menghindari penularan Covid-19.

"Untuk itu kita membutuhkan dukungan dari semua pihak, terutama vaksiansi ketiga itu menjadi catatan. Kalau mau mudik itu seyogyanya lakukanlah booster, kita masih punya waktu cukup panjang," kata Budi.

"Tujuannya adalah menjamin pelaksanaan perjalanan dalam negeri berjalan aman, nyaman dan sehat," pungkasnya.

Kami juga pernah menulis soal Kemarin Bilang Setop Hibah Vaksin Covid Mulai April 2022, Kini Pemerintah Bakal Terima 63 Juta Dosis Vaksin Hibah Kamu bisa baca di sini.

Kalo kamu tahu informasi menarik lainnya, jangan ketinggalan pantau terus kabar terupdate dari ERA dan follow semua akun sosial medianya!

Tags : vaksinasi
Rekomendasi