Rusia dan Ukraina Sudah Lelah dengan Perang, Guru Besar UI: Jokowi Bisa Jadi Alasan Mereka Hentikan Serangan

| 01 Jul 2022 19:16
Presiden Joko Widodo dan Presiden Rusia Vladimir Putin (BPMI Sekretariat Presiden)

ERA.id - Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana menyatakan perjalanan Presiden Joko Widodo ke Ukraina dan Rusia sangat positif.

Dia berharap kunjungan tersebut bisa menghasilkan genjatan senjata, utamanya pengakhiran serangan oleh Rusia.

"Bapak Presiden sangat cerdas untuk menghadirkan gencatan senjata dengan gambaran besar akan terjadi krisis pangan di negara berkembang karena perang berdampak pada supply chain gandum dan pupuk.," jelas Hikmahanto Juwana kepada era.id pada Jumat (1/7/2022).

Ini yg Bapak Pres sampaikan dalam pertemuan G7, pertemuan dgn Pres Zelensky dan Pres Putin.

Jokowi, jelas dia, menyampaikan kepada Rusia dan Ukraina jika perang membawa penderitaan pada rakyat banyak di negara berkembang sehingga harus dihentikan.

"Selanjutnya Presiden Zelensky dan Presiden Putin antusias atas kehadiran. Ini karena kedua negara tersebut sudah lelah dalam perang," jelas Hikhamanto.  

"Dan bagi Rusia mereka butuh Pres Jokowi agar mereka memiliki alasan utk menghentikan serangan. Rusia tidak ingin mengulangi kebodohan AS yang keluar secara tiba-tiba dr Afghanistan,"  kata dia.

Dia mengatakan gencatan senjata tidak akan dirasakan langsung tetapi perlahan-lahan akan berkurang.

Rekomendasi