Tugas Seorang Diplomat yang Harus Dipahami

| 30 Dec 2023 08:00
Tugas Seorang Diplomat yang Harus Dipahami
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova. (Wikimedia Commons/ДИП МИД РФ/фотограф Никита Кочук)

ERA.id - Diplomat adalah profesi bagi orang yang berkecimpung dalam bidang diplomasi seperti menteri luar negeri, duta besar, dan lain sebagainya. Mengutip dari buku Pengantar Ilmu Hukum dan Aspek Dalam Ekonomi oleh Dr. Muhammad Reza Syariffudin Zaki, S.H., M.A., pengertian Diplomat adalah seseorang yang ditunjuk oleh negara, untuk menjalankan misi-misi diplomatik dengan negara lain atau dengan organisasi internasional. Tugas seorang Diplomat berhubungan dengan hubungan internasional kenegaraan.

Diplomat merupakan seorang perwakilan resmi suatu negara di negara lain yang bertugas untuk menjalin hubungan diplomatik antara kedua negara. Diplomat juga bertanggung jawab untuk mempromosikan kepentingan nasional negara asalnya, serta memperkuat hubungan antar negara. Diplomat juga terlibat dalam perundingan internasional dan berperan dalam membuat kebijakan luar negeri.

Di Indonesia, Diplomat merupakan Pegawai Negeri Sipil yang berada di bawah Kementerian Luar Negeri. Dalam Pasal 1 Permenlu Nomor 3 Tahun 2016, disebutkan bahwa Diplomat adalah pejabat dinas luar negeri yang melaksanakan tugas, kegiatan diplomatik serta konsuler untuk memperjuangkan kepentingan negara, dan pemerintah Republik Indonesia.

Yang Jiechi, diplomat senior yang juga anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis China (CPC) REUTERS

Tugas Seorang Diplomat

Adapun tugas seorang Diplomat yaitu sebagai berikut:

Mengutip dari buku Diplomasi, Keprotokolan, dan Praktik Sidang Internasional oleh Najamuddin Khairur Rijal dkk, tugas seorang Diplomat yaitu:

1. Pembawa Pesan

Seorang Diplomat bertugas membawa pesan dari negara asalnya ke negara tujuan.

2. Negosiasi

Tugas berikutnya dari seorang Diplomat adalah negosiasi. Negosiasi adalah sebuah proses diskusi yang dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu, baik tujuan bersama atau tujuan partisipan.

3. Mediasi

Diplomat juga bertugas melakukan mediasi. Mediasi adalah keterlibatan pihak ketiga dalam memfasilitasi negosiasi antara partisipan yang berselisih atau memiliki konflik. Tujuan dari mediasi ini adalah untuk meningkatkan martabat negara di level internasional karena kemampuannya dalam menangani masalah.

4. Perundingan

Tugas selanjutnya bagi seorang Diplomat adalah perundingan. Umumnya, di sela-sela pertemuan formal di level internasional, negara melakukan perundingan dengan negara lain di luar agenda untuk memenuhi kepentingan tertentu.

Dijelaskan juga dalam buku tersebut bahwa peran Diplomat adalah melakukan interaksi dengan negara lain untuk menyepakati perjanjian di level internasional yang nantinya akan dijadikan sebagai kebijakan nasional.

5. Mewakili Negara Dalam Forum Internasional

Salah satu tugas utama seorang Diplomat adalah mewakili negara mereka dalam forum-forum internasional, seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa, ASEAN, atau Uni Eropa. Mereka bertindak sebagai perwakilan resmi negara dan berperan dalam perundingan, mempromosikan kepentingan nasional, dan mencari solusi bersama untuk isu-isu global.

6. Mengatur dan Mengelola Hubungan Diplomati Antar Kedua Negara

Diplomat juga bertugas mengatur dan mengelola hubungan diplomatik antara kedua negara, menjaga komunikasi yang efektif, serta bekerja sama dalam berbagai bidang seperti perdagangan, investasi, dan kerjasama politik.

7. Menjalin Hubungan Sosial dan Budaya

Pada saat bertugas, seorang Diplomat juga bertugas menjalin hubungan sosial dan budaya dengan masyarakat di negara tugas. Mereka berinteraksi dengan pejabat pemerintah, pemimpin masyarakat, tokoh agama, dan warga negara untuk membangun pemahaman, kepercayaan, dan kerjasama yang saling menguntungkan antara negara-negara.

8. Menjalin Hubungan Dengan Media dan Masyarakat Sipil di Negara Ketugasan

Tugas yang tidak kalan penting untuk seorang Diplokat yaitu menjalin hubungan dengan media dan masyarakat sipil di negara tugas. Mereka berkomunikasi dengan wartawan, memberikan wawancara, dan membangun jejaring dengan media untuk menyampaikan informasi dan mempromosikan kepentingan negara asalnya. Selain itu, diplomat juga berinteraksi dengan organisasi non-pemerintah, kelompok advokasi, dan tokoh-tokoh masyarakat sipil untuk memperkuat kerja sama dalam berbagai bidang, seperti hak asasi manusia, lingkungan, atau pendidikan.

Tugas seorang diplomat tentu saja didukung oleh keahlian dalam berkomunikasi guna menjalin hubungan yg baik antar negara. Seorang Diplomat memiliki peran penting sebagai salah satu pilar utama dalam menegakkan nilai hubungan negaranya.

Ikuti artikel-artikel menarik lainnya juga ya. Kalo kamu mau tahu informasi menarik lainnya, jangan ketinggalan pantau terus kabar terupdate dari ERA dan follow semua akun sosial medianya! Bikin Paham, Bikin Nyaman…

Rekomendasi