Fakta Kecelakaan Beruntun di Bogor: 17 Korban dan 2 Toko Dihantam

| 24 Jan 2024 21:04
Fakta Kecelakaan Beruntun di Bogor: 17 Korban dan 2 Toko Dihantam
Fakta kecelakaan beruntun di bogor (X)

ERA.id - Pada hari Selasa (23/1/2024), sebuah peristiwa kecelakaan beruntun mengguncang Jalur Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Bagaimana fakta kecelakaan beruntun di Bogor tersebut?

Perlu diketahui, kecelakaan tersebut melibatkan sejumlah kendaraan dan menyebabkan 17 orang mengalami luka-luka.

Meskipun dampak kecelakaan ini cukup serius, beruntung tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Insiden ini mengundang perhatian dan menimbulkan pertanyaan tentang faktor-faktor yang mungkin menjadi penyebabnya.

Fakta Kecelakaan Beruntun di Bogor

  1. Kecelakaan Beruntun di Jalur Puncak Bogor: 17 Orang Terluka

Polisi melaporkan bahwa sebanyak 17 orang menjadi korban luka dalam insiden tabrakan beruntun di Jalur Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Selasa (23/1).

Dari jumlah korban tersebut, empat di antaranya mengalami luka berat. "Total korban ada 17 orang, luka berat 4 orang dan luka ringan 13 orang. Untuk korban meninggal tidak ada," ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Iptu Angga Nugraha, saat di lokasi kejadian.

  1. Kondisi Jalan Ekstrim dan Rem Blong jadi Faktor Pemicu Kecelakaan

Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Polisi Ibrahim Tompo, kondisi jalan di lokasi kejadian menurun dan menikung ke kiri.

Kemudian muncul dugaan mengalami rem blong ketika truk bermuatan air mineral melaju dari arah Puncak menuju bawah atau arah Jakarta.

Kapolsek Cisarua, Kompol Eddy, menjelaskan bahwa kecelakaan dimulai ketika truk boks yang mengangkut air mineral kemasan, diduga mengalami rem blong.

"Kronologi awal terjadinya kecelakaan datangnya kendaraan truk boks B 9740 UXX dari arah Puncak menuju Gadog," tambah Eddy dalam keterangan resmi, Selasa (23/1/2024).

Truk Boks Pengangkut Air Mineral (X)
  1. Kernet Truk Berteriak: Peringatan Sebelum Tabrakan Beruntun

Seorang saksi di lokasi, Ramadhan Taufik (23), menyatakan bahwa kernet truk air mineral sempat berteriak memperingatkan warga untuk menjauh. "Yang teriak kernetnya, (teriak) 'awas' gitu. Iya (teriak) sudah dari atas," cerita Taufik.

  1. Kronologi Tabrakan Beruntun

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Iptu Angga Nugraha, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Diketahui truk boks yang membawa air mineral melaju di Jalan Raya Puncak menuju Jakarta.

"Sebelum terjadinya kecelakaan lalu lintas, kendaraan truk boks bernopol B-9740-UXX bergerak dari arah Puncak menuju arah Gadog. Kondisi jalan menurun dan menikung ke kiri," papar Angga.

Setibanya di lokasi, truk boks tersebut menabrak beberapa kendaraan, termasuk motor Honda Beat dan mobil Suzuki XL7.

Tak berhenti di situ, truk boks kemudian melibas angkot yang berhenti di bahu jalan sebelah kiri arah Jakarta.

Insiden berlanjut dengan kendaraan yang terdorong ke kanan jalan, menabrak kendaraan Daihatsu Grand Max angkot yang bergerak dari Gadog menuju Puncak.

Kemudian truk boks terus melaju hingga akhirnya menabrak mobil boks yang terparkir di bahu jalan sebelah kanan dari arah Puncak. Peristiwa berakhir setelah truk boks menabrak tiga motor dan menghantam sebuah rumah makan serta toko velg.

Selain fakta kecelakaan beruntun di bogor, ikuti artikel-artikel menarik lainnya juga ya. Ingin tahu informasi menarik lainnya? Jangan ketinggalan, pantau terus kabar terupdate dari ERA dan follow semua akun sosial medianya! Bikin Paham, Bikin Nyaman…

Rekomendasi