Gubernur Kepri Positif COVID-19 Setelah Dilantik di Istana

Tim Editor

Foto: BPMI Setpres/Lukas

ERA.id - Gubernur baru Kepulauan Riau Isdianto dinyatakan positif COVID-19 setelah dilantik Presiden Joko Widodo di Jakarta pada Senin pekan lalu.

Isdianto resmi dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 71/P Tahun 2020 tentang Pengesahan Pemberhentian dengan Hormat Wakil Gubernur Kepulauan Riau Sisa Masa Jabatan Tahun 2016-2021 dan Pengesahan Pengangkatan Gubernur Kepulauan Riau Sisa Masa Jabatan Tahun 2016-2021.

Pelantikan tersebut tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat dan dihadiri undangan terbatas, antara lain, Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md., Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta Sekretaris Kabinet Pramono Anung..

Isdianto, yang terpilih tanpa melalui proses pilkada, disambut para pejabat Kepri, kerabat, hingga simpatisannya di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF), Tanjungpinang, saat tiba dari Jakarta. Salam-salaman tak terhindarkan.

Hingga saat ini, ada enam orang, termasuk Isdianto, yang dinyatakan positif Corona di klaster tersebut. Pemprov Kepri mengaku telah melakukan penelusuran dan tes swab ke sejumlah pihak yang hadir, termasuk ajudan Gubernur.

Seentara itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau menegaskan Gubernur Isdianto tertular COVID-19 bukan dari Rosmeri, istrinya.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kepri Tjetjep Yudiana di Tanjungpinang, Sabtu (1/8/2020), membantah bahwa Rosmeri tertular COVID-19 saat mendampingi Isdianto yang dilantik sebagai Gubernur Kepri di Istana Negara Jakarta pada Senin (27/7).

Tjetjep menjelaskan bahwa Rosmeri ikut ke Jakarta, namun tidak ikut dalam acara pelantikan tersebut.

"Bu Rosmeri itu tidak ikut acara pelantikan bukan karena positif atau reaktif COVID-19, melainkan karena kakinya terkilir," ujarnya.

Ia mengemukakan Rosmeri juga belum diambil sampel lendir sehingga belum diketahui apakah tertular COVID-19 atau tidak. Sementara Isdianto beserta anggota keluarganya yang lain, dan pejabat yang ikut dalam acara pelantikan tersebut sudah diambil sampel swab, dan hasilnya negatif.

"Di Istana Negara itu prosedurnya sangat ketat. Isdianto negatif COVID-19 saat dilantik berdasarkan hasil pemeriksaan dengan metode PCR," tegasnya.

Tjetjep menduga Isdianto dan lima staf protokol tertular COVID-19 saat berada di Tanjungpinang. Dugaan itu semakin kuat ketika kegiatan seremonial dalam penyambutan Isdianto di Tanjungpinang pada Selasa (28/7) tidak menerapkan protokol kesehatan.

Kondisi itu, menurut dia, sulit dihindari lantaran dalam suasana bahagia.

 

Tag: covid-19 di indonesia

Bagikan :