Viral Curhatan Sedih Warganet Melihat Ojol Nekat Antar Akuarium

Tim Editor

Ojol mengangkut barang pecah belah (Facebook Hamidah)

ERA.id - Mengantar barang pecah belah seperti kaca aquarium, memang boleh. Apalagi jika aquariumnya kecil dan bisa dikirim paket menggunakan ojek online (Ojol) bermotor.

Tapi, hal itu dikeluhkan bagi sebagian pengendara. Setelah keluhan, banyak pula yang merespons. Alasannya sederhana, kalau aquariumnya pecah, siapa yang harus mengganti barang pesanan itu?

Jawabannya ada tiga, konsumen kah, pihak gojek kah, atau ojol itu sendiri? Sebab kejadian retaknya kaca aquarium sudah ada dan dibagikan di sebuah grup Facebook.

Akun bernama Hamidah, mencurahkan isi hatinya lewat status Facebook-nya. "Lagi rame banget nih, ekspedisi aquarium kaca pakai sameday. Masalahnya kalau pecah yang nanggung siapa? Kita kita lah driver....saya bukan nya sombong ya... Saya memang perlu uang, untuk meneruskan hidup, tapi kalau dapat nya kaya gini, saya cancel depan muka yg jual...argo kecil resiko nya besar..

"Mungkin kalian yang punya pengalaman bisa share, kalau mau beli aquarium kaca secara online sebaiknya pake expedisi apa?"

Ya, memang banyak. Jika tidak banyak, tak mungkin Gojek menanggapi ini dan segera membuat peraturan yang tegas agar ojol mereka tak lagi mengangkut kiriman seperti aquarium.

Sebelum membahas itu, ada juga akun Wong Ghem Lung yang menulis status ketidaktegaannya melihat para ojol mengangkut aquarium. "Kebangun ditengah malam... Buka sosmed yg awal nongol ini.. Sumpah kaga tega bang ngeliat nya...."

Keresahan ini bermula dari kasus Deny Akuarium. Beredar video seorang pengemudi ojek online yang membawa akuarium pecah dari Deny Akuarium. Dari peristiwa itu, toko yang menjual akuarium menjadi viral.

Akun Instagram @nenk_update membagikan sebuah video seorang pengendara ojek online yang baru tiba di lokasi tujuan. Terdengar suara seorang pemuda dari balik kamera yang menyapa pengemudi ojek online berjaket oranye tersebut.

Setelah saling menyapa, pengemudi itu menjelaskan bahwa akuarium yang dibawa mengalami pecah cukup besar. Pemuda ini lantas menanyakan apakah pengemudi membawa kendaraannya terlalu kencang atau mungkin melewati sebuah polisi tidur hingga akuariumnya pecah.

Namun, pengemudi ojol itu mengelak, ia mengaku hanya menggunakan kecepatan standar 40 km/jam. Selain itu, ia juga tidak menemui polisi tidur di jalan. Lantaran kerusakan cukup parah, ia lantas mengajak pembeli itu untuk membongkar bersama.

Selain video pertemuan pengemudi ojol dengan pelanggan. Diunggah juga tangkapan layar percakapan antara pembeli dengan pemilik toko. Dalam percakapan tersebut, penjual akuarium menyampaikan pengiriman wajib menggunakan layanan ojek online.

“Penjual aquarium yang lagi viral di media sosial. Waduh kalau pecah yang ganti siapa yah, kasihan juga kalau kang ojol yang harus ganti,” tulis akun @nenk_update dalam keterangannya.

Sejak diunggah Sabtu (31/10/2020), video itu sudah ditayangkan lebih dari 123 ribu kali. Ada banyak komentar dari warganet. Banyak yang menanggapi toko itu tengah ramai diperbincangkan lantaran kerap merugikan pengemudi ojol dengan pesanan akuarium yang pecah.

“Jadi begini. Si deni aquarium itu penjual Aquarium di tokped. Nah, si deni ini tiap ada yang beli pasti disuruh pakai ojek online. Ini kasus lagi ramai di grup ojol karena memang penjual ini meresahkan banget,” tulis akun @mikhael_matthew.

“Yang jual yang salah, masak iya aquarium diangkut pakek grab motor kasian bapaknya,” komentar akun @ekamei_15.

Akhirnya, pihak Gojek pun buka suara. Ia menulis beberapa poin yang mengabarkan bahwa pihak Gojek akan berkoordinasi dengan pihak e-commerce untuk meminta toko agar tidak mengirim barang yang sesuai Gosend.

Tag: viral

Bagikan: