Pesepak Bola Inggris Udar Rasa Soal Isu Hujatan Netizen

Tim Editor

Karey Carney, mantan pemain sepak bola wanita di tim nasional Inggris, 2017. (Foto: Wikimedia Commons)

ERA.id - Sejumlah pemain sepak bola papan atas Inggris, termasuk kapten Liverpool Jordan Henderson dan mantan pemain internasional Karen Carney, membahas masalah pelecehan dan diskriminasi bersama pemerintah Inggris pada Senin (25/1/2021).

Melansir ANTARA, pertemuan secara daring ini menghadirkan Menteri Kebudayaan Oliver Dowden dan Menteri Olahraga Nigel Huddleston, dan merupakan bagian dari rangkaian diskusi bertema 'Masa Depan Sepak Bola'.

Pemerintah Inggris berencana meninjau tata kelola sepak bola dan menerbitkan undang-undang baru yang bisa menuntut pertanggungjawaban perusahaan media sosial atas kerugian secara daring. Tahun ini menjadi tenggat waktu penyelesaian RUU itu oleh Parlemen Inggris.

"Pernyataan para pemain tentang tingkat pelecehan yang mereka hadapi sungguh meresahkan hati," kata Dowden dalam sebuah pernyataan yang dilansir Reuters.

"Masukan mereka hari ini telah memperkuat tekad saya untuk mengeluarkan undang-undang baru demi memastikan adanya akuntabilitas yang jauh lebih besar dari platform media sosial untuk menangani masalah seperti itu."

Carney, sempat bekerja sebagai pakar televisi, pada bulan ini menghapus akun Twitter-nya setelah berkomentar tentang Leeds United dan kemudian diejek oleh akun resmi klub Liga Premier Inggris sehingga menyebabkan banjir pelecehan secara daring.

Pemain lainnya yang turut menghadiri diskusi daring itu termasuk kapten Watford Troy Deeney, mantan pemain West Ham United Anton Ferdinand dan Tyrone Mings dari Aston Villa.

"Pertemuan itu sangat penting dan saya senang mereka yang memiliki kekuasaan atau kewenangan melakukan perubahan menyadari keseriusan atas pelecehan terhadap pemain," kata Henderson.

Tag: media sosial inggris Pelecehan verbal

Bagikan: