Pemain Inggris Kena Serangan Rasis dan Nyinyir Akibat Kalah Euro 2020, Pangeran William Murka

| 13 Jul 2021 11:35
Pemain Inggris Kena Serangan Rasis dan Nyinyir Akibat Kalah Euro 2020, Pangeran William Murka
Pangeran William Murka (Twitter/@KensingtonRoyal)

ERA.id - Pangeran William murka setelah para pemain Inggris mendapat serangan rasis sekaligus nyinyir. Hal ini disebabkan tim sepakbola Inggris kalah dari Italia dalam laga Euro 2020.

Tiga pemain Inggris, Bukayo Saka, Marcus Rashford, dan Jadon Sancho menjadi bulan-bulanan komentar jahat setelah gagal mengeksekusi tendangan pinalti pada final Euro 2020. Padahal ketiganya menjadi nilai penting bagi klub untuk kemenangan dari Italia.

Sejak gagal mencetak gol ke kandang kiper Italia, Gianluigi Donnarummer, ketiganya mendapat kecaman sekaligus nyinyiran pedas melalui media sosial.

Menanggapi hal itu, Presiden Asosiasi Sepak Bola yang mengatur permainan di Inggris, Pangeran William turun ke media sosial dengan kemarahannya. William mengaku muak dengan pelecehan rasis yang diterima oleh ketiga pemain Inggris.

"Saya muak dengan pelecehan rasis yang ditujukan kepada para pemain Inggris setelah pertandingan tadi malam. Benar-benar tidak dapat diterima bahwa para pemain harus menanggung perilaku menjijikkan ini," cuitnya di Twitter.

William yang menyaksikan pertandingan final antara Inggris melawan Italia itu meminta aksi rasis tersebut segera dihentikan. Ia juga meminta semua orang yang terlibat bertanggung jawab atas apa yang ditimbulkan.

"Itu harus dihentikan sekarang dan semua yang terlibat harus bertanggung jawab," tegasnya.

Dalam akhir cuitannya, Duke of Cambridge membubuhi tanda 'W' yang menandakan cuitan itu bersifat pribadi, bukan atas nama Istana Kensington tempatnya bekerja.

William menjadi salah satu penonton babak final Inggris melawan Italia bersama dengan putranya, Pangeran George dan juga Kate Middleton. Euforia keluarga itu muncul setelah gol awal yang memberi Inggris keunggulan diredam dengan kesedihan karena kekalagan tim di babak adu pinalti.

Meski pun tim kebanggannya kalah, William menyampaikan ucapan selamat atas kemenangan yang diraih oleh tim sepakbola Italia.

"Menyedihkan. Selamat @Azzurri atas kemenangan besar," tulisnya di Instagram.

Ayah tiga anak itu juga memberi kekuatan untuk tim Inggris yang kembali gagal meraih kemenangan untuk Euro 2020. Menurutnya sejauh ini tim Inggris sudah memberikan yang terbaik dan ia meminta agar para pemain mengangkat kepala setinggi-tingginya.

"@Inggris, kalian semua sudah sejauh ini, tapi sayangnya kali ini bukan hari kita. Kalian semua bisa mengangkat kepala kalian tinggi-tinggi, dan sangat bangga pada diri kalian sendiri. Saya tahu masih ada lagi yang akan datang," katanya.

Pangeran William memang dikenal suka memperingatkan perusahaan media sosial untuk berbuat lebih banyak demi melawan penyalahgunaan online dalam segala bentuk.

Pada bulan April, dia bergabung dengan kampanye di seluruh Inggris untuk menjauh dari platform online selama akhir pekan tentang masalah tersebut.

Boikot itu berlangsung hingga 3 Mei 2021 dan bertujuan untuk mendorong perusahaan media sosial untuk mengambil tindakan lebih keras terhadap pelecehan rasis dan seksis secara online.

"Sebagai Presiden FA saya bergabung dengan seluruh komunitas sepak bola dalam boikot media sosial akhir pekan ini," katanya.

Rekomendasi