Mengenal Persneling Mobil Matic yang Beda Jauh dengan Manual

| 25 Sep 2022 18:25
Ilustrasi mobil matic (Unsplash)

ERA.id - Jika Anda biasa mengendarai mobil manual, maka perlu pembiasaan khusus sebelum memakai mobil matic. Hal tersebut lantaran tuas persneling mobil matic dan manual berbeda.

tuas persneling mobil manual lebih rumit (Unsplash)

Mobil transmisi otomatis lebih mudah dikendarai daripada mobil manual: seperti namanya, mereka melakukan banyak pekerjaan untuk pengemudi. Apa Anda belum pernah mengendarai mobil otomatis sebelumnya?

Hal pertama yang perlu dipelajari adalah lupakan pedal kopling karena mobil otomatis memang memiliki persneling, tetapi mobil menangani sebagian besar perubahan persneling itu sendiri. Itu sebabnya tidak ada pedal kopling pada mobil matic hanya ada rem dan gas.

Persneling Mobil Matic: Arti dan Fungsi dari Huruf/Angka pada Pedal

Tuas persneling mobil matic (Unsplash)

Sebelum Anda memutar kunci mobil matic, luangkan waktu untuk membiasakan diri dengan persneling. Anda tidak akan banyak menyentuh tuas persneling, tetapi tetap perlu memindahkan gigi, berikut penjelasannya.

  1. P – Parkir

Arti kode “P” adalah Park dan hanya Netral dengan persneling terkunci sehingga roda tidak bisa berputar. Posisi ini baik saat Anda sedang parkir mobil.

  1. R – Reverse

Kode “R” adalah untuk memundurkan mobil matic Anda.

  1. N – Netral

Anda bisa gunakan “N” saat berhenti di lampu atau lalu lintas selama lebih dari beberapa deti. Banyak pengemudi mobil matic akan menempatkan mobil di posisi Netral saat di lampu merah, dan jangan lupa gunakan rem tangan.

  1. D – Mengemudi

Posisi ini berguna untuk maju. Saat mobil Anda bergerak terus maka sistem akan secara otomatis beralih ke gigi dua, lalu ketiga, dan seterusnya. Beberapa mobil otomatis juga memiliki pengaturan lain pada tongkat persneling. Misalnya, Anda mungkin melihat:

  1. 1: Tetap di gigi pertama (baik untuk bukit)
  2. 2: Tetap di gigi kedua (baik untuk bukit)
  3. L: Tetap di gigi rendah (1 atau 2)
  4. S: Sport (akselerasi lebih baik)

Tips Menyetir Mobil Matic di Jalan

Transmisi otomatis akan bergerak maju perlahan jika Anda menggunakan Drive atau gigi maju lainnya. Sebaliknya jika Anda berada di Reverse, perlahan-lahan akan mundur.

Posisi tersebut disebut 'merayap' (atau 'kecepatan idle') dan memudahkan Anda untuk tetap menginjakkan kaki kanan di atas atau di rem saat lintas bergerak lambat.

Selain itu, Anda dapat memilih Netral atau menggunakan rem (atau rem tangan) untuk memastikan Anda tidak bergerak saat tidak menginginkannya.

Mobil otomatis memang lebih mudah dipelajari untuk dikendarai: tidak perlu memikirkan persneling. Dengan demikian bagi Anda yang baru mengemudi mobil dapat fokus pada kaca spion, kecepatan, mobil lain, pejalan kaki, dan lainnya.

Namun jika Anda sudah terbiasa dengan manual, Anda akan melihat beberapa perbedaan berikut

  1. Di jalan raya, tidak ada perbedaan nyata sama sekali: tetap di posisi Drive sama persis dengan tetap di posisi teratas.
  2. Dalam kemacetan lalu lintas, transmisi otomatis sangat nyaman karena menyenangkan untuk tidak harus beralih antara posisi netral yang berulang-ulang.
  3. Saat Anda parkir, Anda mungkin menemukan fitur mobil matic akan berguna atau malah berpikir itu menjengkelkan.
  4. Saat menyalip, atau naik/turun bukit atau menderek, beberapa orang menemukan mobil otomatis tidak memberi mereka kendali sebanyak manual. Namun, sebagian besar otomatik lama memiliki tombol 'O/D' (Overdrive)* pada tongkat persneling yang memberi mesin sedikit lebih bandel. Namun sebagian besar model yang lebih baru cukup pintar untuk mengetahui kapan pengemudi menginginkan sedikit lebih banyak tenaga, sehingga mereka tidak memerlukan tombol ini.

Fitur overdrive pada mobil matic lama adalah fitur yang menjaga putaran tetap rendah sehingga mobil menggunakan lebih sedikit bahan bakar. Mobil otomatis akan memulai dengan Overdrive, jadi menekan tombol akan mematikannya – Anda akan membakar lebih banyak bahan bakar, tetapi mendapatkan lebih banyak tenaga/kontrol.

Selain persneling mobil matic, ikuti artikel-artikel menarik lainnya juga ya. Kalo kamu ingin tahu informasi menarik lainnya, jangan ketinggalan pantau terus kabar terupdate dari ERA dan follow semua akun sosial medianya! Bikin Paham, Bikin Nyaman

Rekomendasi