5 Tradisi Unik Ramadan di Belahan Dunia, Ada Dentum Meriam

| 20 Feb 2026 10:05
5 Tradisi Unik Ramadan di Belahan Dunia, Ada Dentum Meriam
Musaharati (sumber: Pinterest)

ERA.id - Bulan suci Ramadan kembali menghadirkan suasana khas di berbagai belahan dunia. Tak hanya soal ibadah dan momen berbuka puasa, setiap negara ternyata memiliki tradisi unik yang membuat Ramadan terasa semakin istimewa dan penuh warna.

Dilansir dari National Geographic, sejumlah tradisi seperti meriam penanda waktu berbuka hingga lampu hias yang membentang di antara menara masjid menjadi bagian dari kemeriahan Ramadan di berbagai negara. Tradisi ini bukan sekadar simbol, tetapi juga cerminan budaya dan kebersamaan yang terus dijaga dari generasi ke generasi.

Yuk, simak lima tradisi unik Ramadhan dari berbagai penjuru dunia yang mungkin belum kamu tahu. 

1. Meriam Penanda Berbuka (Iftar Cannon) – Timur Tengah

Meriam Penanda Berbuka (sumber: Pinterest)
Meriam Penanda Berbuka (sumber: Pinterest)

Di sejumlah negara Timur Tengah seperti Mesir dan Uni Emirat Arab, dentuman meriam menjadi penanda waktu berbuka puasa. Tradisi ini konon sudah ada sejak abad ke-19 dan awalnya digunakan sebagai cara resmi untuk memberitahu masyarakat bahwa waktu magrib telah tiba. 

Hingga kini, meriam masih ditembakkan setiap hari selama Ramadan di lokasi-lokasi tertentu dan kerap menjadi daya tarik tersendiri bagi warga maupun wisatawan yang ingin menyaksikan momen tersebut.

2. Mahya Lights – Turki

Mahya Lights (sumber: Pinterest)
Mahya Lights (sumber: Pinterest)

Suasana Ramadan di Turki semakin semarak dengan hadirnya Mahya, yaitu rangkaian lampu yang dipasang di antara dua menara masjid. Lampu-lampu tersebut biasanya membentuk tulisan berisi pesan religius, doa, atau ucapan selamat Ramadan. 

Tradisi yang sudah berlangsung sejak era Kesultanan Ottoman ini membuat langit malam Istanbul terlihat begitu indah dan menjadi simbol khas Ramadan di negara tersebut.

3. Haq Al Laila – Uni Emirat Arab

Haq Al Laila (sumber: Pinterest)
Haq Al Laila (sumber: Pinterest)

Dirayakan sekitar dua minggu sebelum Ramadan, Haq Al Laila menjadi momen penuh keceriaan bagi anak-anak di Uni Emirat Arab dan beberapa negara Teluk lainnya. Anak-anak mengenakan pakaian tradisional dan berkeliling ke rumah-rumah warga untuk meminta permen, kacang, atau hadiah kecil. 

Tradisi ini tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga mempererat hubungan antar tetangga sekaligus menanamkan semangat kebersamaan sejak dini.

4. Musaharati – Mesir dan Maroko

Musaharati (sumber: Pinterest)
Musaharati (sumber: Pinterest)

Di beberapa kota tua di Mesir dan Maroko, sosok musaharati masih setia berkeliling menjelang waktu sahur. Ia berjalan menyusuri gang-gang sambil menabuh genderang atau menyebut nama warga untuk membangunkan sahur.

Meski kini sudah banyak orang mengandalkan alarm ponsel, tradisi musaharati tetap dipertahankan sebagai bagian dari warisan budaya yang memberi sentuhan klasik pada suasana Ramadan.

5. Mheibes – Irak

Mheibes (sumber: VOA News)
Mheibes (sumber: VOA News)

Malam-malam Ramadan di Irak terasa semakin hidup dengan permainan tradisional bernama Mheibes. Permainan ini biasanya dimainkan oleh dua kelompok besar pria yang saling menebak keberadaan cincin kecil yang disembunyikan di tangan salah satu anggota lawan. 

Selain menghibur, Mheibes menjadi ajang mempererat silaturahmi dan menghadirkan tawa setelah seharian berpuasa.

Itu dia lima tradisi Ramadan yang unik di berbagai belahan dunia, kalau di daerah kamu tradisi apa yang menarik dan unik?

Rekomendasi