Prabowo Sebut Punya Kecocokan dengan NU

Tim Editor

Pertemuan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan petinggi PBNU. (Leo/era.id)

Jakarta, era.id - Usai menyambangi kantor Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) di Senen, Jakarta Pusat, bakal calon presiden Prabowo Subianto mengaku menemukan kesamaan visi-misi antara pihaknya dengan Nahdatul Ulama (NU).

Kata Prabowo, jika dirinya terpilih dalam Pemilu Presiden 2019, NU menitipkan permasalahan ekonomi seperti tingginya angka kemiskinan dan kesenjangan sosial kepada dirinya.

"Jadi pandangan kita dan NU cocok. Jadi kita berminat untuk melaksanakan demokrasi dengan baik," kata Prabowo di Kantor PBNU, Jakarta, Kamis (16/8/2018).

Ketua Umum Partai Gerindra itu juga mengaku diminta PBNU untuk mengatasi persoalan tingginya harga pangan yang terjadi saat ini. Menurutnya, NU menaruh harapan besar kepada dia dan pasangannya Sandiaga untuk mengembalikan kondisi ekonomi Indonesia dalam keadaan normal.


(Ilustrasi/era.id)

Menurut Prabowo, harga pangan di Indonesia saat ini terbilang tinggi, sehingga tidak sedikit masyarakat Indonesia yang kelaparan karena tidak mampu membeli makanan. "Bagaimana kita mencegah kelaparan, bagaimana kita menjamin distribusi makanan, distribusi akses kemudian kekayaan bisa lebih merata tidak hanya dinikmati oleh kurang dari satu persen saja," kata Prabowo.

Sementara itu, bakal calon wakil presiden, Sandiaga Uno bilang, pertemuan itu juga menekankan bahwa sejauh ini kebijakan pemerintah belum berpihak pada kemandirian ekonomi dan perjuangan bersama rakyat. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu juga menambahkan, permasalahan impor dan ekonomi pesantren tak luput dari pembahasan.

Soal ekonomi pensantren, Sandi berniat membuat OK OCE Santriprenuer jika diberi kesempatan memimpin Indonesia lima tahun ke depan. Alasannya, permodalan bagi pesantren dan santri dalam membuka tata usaha saat ini masih sangat minim. Dari program tersebut, ia berharap akan lahir pengusaha dari kalangan santri ataupun pesantren.

"Nantinya akan ada kemudahan pelatihan, pendampingan, pemasaran, perizinan dan kemudahan permodalan seperti (OK OCE) di Jakarta," kata Sandi.

Tag: prabowo subianto prabowo-sandiaga nahdlatul ulama pilpres 2019

Bagikan: