KPK Pelajari Kasus Roy Suryo dengan Kemenpora

Tim Editor

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. (Mery/era.id)

Jakarta, era.id - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melayangkan surat kepada Roy Suryo selaku mantan Menpora untuk mengembalikan 3.226 unit Barang Milik Negara (BMN) yang dipegangnya.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan, KPK akan mempelajari adanya unsur tindak pidana korupsi di dalam kasus ini.

Baca Juga : Dear Roy Suryo, Kapan Kembalikan Aset Kemenpora?

"Kita harus pelajari dulu ada tujuh bentuknya itu. Tujuh bentuk dari undang-undang Tipikor mulai dari penyelewengan jabatan terus gratifikasi, pemerasan, terus kemudian ada tujuh bentuk. Bentuk yang mana kita harus pelajari pelan-pelan," ujar Saut disela rapat dengan Komisi III, di Gedung DPR, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/9/2018).

Saut menjelaskan, terdapat syarat penghapusan status barang milik negara jika ingin jadikan aset pribadi. Tetapi, daripada terus menjadi polemik, Saud menyarankan, lebih baik Roy Suryo segera mengembalikan aset tersebut kepada pihak Kemenpora.

"Sebaiknya dikembalikan dan kemudian dibuat detailnya-detailnya mana yang sebenernya belum didaftar mana yang sudah. Barang milik negara itu kan harus ada invertarisasinya jangan-jangan juga belum di daftar," tuturnya. 

Supaya kalian tahu, sebuah surat sudah dikirim Kemenpora kepada Roy Suryo, 1 Mei silam. Surat bernomor 5.2.3/SET.BIII/V/2018 itu bertajuk 'Pengembalian Barang Milik Negara' sambil menyertakan hasil pemeriksaan BPK.

Isinya tidak main-main. Tiga bulan terakhir ini, Kemenpora mengakui kalau sedang dalam pemeriksaan rutin BPK. Salah satu poin pemeriksaan, soal Barang Milik Negara Kemenpora yang tidak pada tempatnya, alias belum dikembalikan. Total berjumlah ada 3.226 unit. Kemenpora meminta Roy Suryo segera mengembalikan aset itu.    

"Agar kami dapat melakukan inventarisasi sehingga akuntabilitas pengelolaan Barang Milik Negara di lingkungan Kemenpora dapat dipertanggungjawabkan sesuai perundang-undangan yang berlaku," tulis surat itu yang diteken Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto.


(Istimewa)

Roy juga sudah membantah membawa 3.226 aset milik Kemenpora. Roy tegas menolak disebut Barang Milik Negara (BMN) di Kemenpora masih dia kuasai hingga sekarang.

"Padahal tidak sama sekali," kata Roy kepada era.id, Rabu (5/9/2018).

Roy menganggap surat dan tuduhan yang dilayangkan Kemenpora masuk kategori fitnah. Dia kemudian menduga kalau surat ini untuk merusak namanya di tahun politik.

"Fitnah ini sudah sangat politis dan tendesius," lanjut Roy.

Sayangnya, Roy tak mau lagi berbicara banyak mengenai isi surat dan bantahannya itu. Soal langkah hukum, dia memilih menyerahkan sepenuhnya kepada pengacaranya.

"Untuk selanjutnya silakan hubungi kuasa hukum saya," kata Roy.

Tag: di mana aset kemenpora

Bagikan: